Berita Kudus
Curhat Pilu Pedagang Pasar Babe Kudus, Terkatung-katung Tanpa Kepastian Pasca Kios Terbakar
Hampir sepekan para pedagang hanya bisa menggigit jari, kendati mereka tak bisa mencari rezeki untuk penuhi kebutuhan sehari-hari.
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Nasib pedagang pasar barang bekas (babe) di Kabupaten Kudus kini terkatung-katung, seusai si jago merah mengamuk dan melahap habis tempat mereka menggantungkan hidup.
Hampir sepekan para pedagang hanya bisa menggigit jari, kendati mereka tak bisa mencari rezeki untuk penuhi kebutuhan sehari-hari.
Jika tiap pagi para pedagang sudah menempati di kiosnya untuk melayani pembeli, namun kali ini, mereka hanya bisa melihat bekas kiosnya yang sudah hangus seusai selesai mengais sisa-sisa kebakaran.
Baca juga: Polisi Dalami Kasus Dugaan Kekerasan Santri Ponpes di Kudus
Baca juga: Siswa SMK Muhammadiyah Undaan Kudus Terdaftar Sebagai Peserta BPJS Ketenagakerjaan Selama PKL
Para pedagang hanya bisa berharap kepada para pemerintah setempat agar diberikan tempat yang layak untuk kembali berjualan.
"Ini tidak bisa berjualan, sama sekali."
"Katanya bagian barat itu bisa dipakai, tapi belum diplester, belum diapa-apain," ujar Ali Muhdi, pedagang peralatan rumah tangga bekas dan alat pertukangan di Pasar Babe Kudus ini kepada Tribunjateng.com, Senin (10/6/2024).
Sambil menatap lokasi kios lamanya, Ali Muhdi berharap agar lapak darurat segera dibangun.
Dia meminta di bagian barat pasar tersebut bisa diratakan tanahnya dan diplester serta dibuatkan atap kios untuk berdagang.
Seusai merugi Rp 400 juta, Ali Muhdi pun berharap bisa secepatnya melapak.
Minimalnya lapak darurat beralas dan beratap.
Baca juga: Jalan Gondosari-Menawan Rusak, Pemkab Kudus: Diperbaiki Tidak Lama Lagi
Baca juga: Ini Sumber Dana yang Akan Dipakai Pemkab Kudus Revitalisasi Pasar Babe Barito yang Hangus Terbakar
"Kalau pakai uang pribadi sekira Rp5 juta."
"Kalau difasilitasi Pemkab Kudus, uang itu bisa kami jadikan modal usaha."
"Masih belum tahu bisa jualan lagi atau tidak."
"Saat ini masih memilih barang dagang yang layak dan tidak layak dijual," tambahnya.
Selain Ali Muhdi, Ainun pedagang sparepart motor bekas juga mengharapkan hal yang sama agar lapak darurat bisa segera dibangun.
| Penampakan Dua Mobil Terperosok ke Jurang karena Longsor di Colo Kudus |
|
|---|
| Longsor di Colo Kudus, Rute Bus Peziarah Menuju Kawasan Makam Sunan Muria Dialihkan |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Tembok Pembatas Jebol, 6 Rumah di Singocandi Kudus Terendam Banjir Setinggi 1 Meter |
|
|---|
| Pedagang Malam Pasar Bitingan Kudus yang Enggan Pindah ke Pasar Saerah Bentangkan Spanduk Penolakan |
|
|---|
| Sejumlah Pedagang Malam Pasar Bitingan Kudus Mulai Pindah ke Pasar Saerah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Pasar-Babe-Kudus-Pasca-Kebakaran.jpg)