Puisi Kenangan Karya Sanusi Pane
Puisi Kenangan Sanusi Pane. Berikut puisi Sanusi Pane: KENANGAN Kenangan timbul pelbagai warna, pelbagai rupa,
Penulis: Ardianti WS | Editor: galih permadi
Tempat kita berangan-angan, kita diami?
Aku meminta kepada rupa bayang bengis
Membawa ke negara sana, ke sebelah kubur,
Tempat adinda selalu duduk hanya tepekur,
Menanti daku supaya sama meratap tangis.
Atau barangkali tak ada kehidupan baka,
Bersua kembali hari kudian hanya mimpi,
Pendapatan saja supaya ada bujukan hati,
Supaya ada jadi penawar malapetaka?
Permainan gerang kehidupan dibuat Dalang,
Jadi periang hati sendiri, bukan membela
Mengatur semua tak tetap, bermaraja lela.
Jikalau benar tidak kepalang rundungan malang
Harapan habis akan bersua sekali lagi,
Apa gerangan gunanya hidup walaupun mati.
| Mengintip Markas Sindikat Scam Internasional di Sukoharjo, Warga Mengira Kantor Konsultan |
|
|---|
| Sosok Anita Wisudawati Terbaik UIN Walisongo Semarang: Ayah Saya Cuma Petani Lulusan SD |
|
|---|
| Saat Endhah Istri Bupati Kudus Peragakan Tari Lajur Caping Kalo: Saya Grogi |
|
|---|
| Kasus Pokir Fiktif, Ketua DPRD Banyumas Minta Fraksi PDIP Istirahatkan Samsudin Tirta |
|
|---|
| Festival Tari Lajur Caping Kalo, Upaya Kenalkan Warisan Budaya Kudus |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/sanusi-pane.jpg)