Sabtu, 18 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pilpres Amerika Serikat

Alasan Donald Trump Pilih JD Vance sebagai Cawapresnya

James David Vance atau JD Vance (39) resmi dipilih menjadi pasangan Donald Trump dalam Pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS) 2024.

Andrew Harnik/Getty Images/AFP
Senator AS JD Vance 

TRIBUNJATENG.COM, WASHINGTON DC - James David Vance atau JD Vance (39) resmi dipilih menjadi pasangan Donald Trump dalam Pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS) 2024.

Hal itu disampaikan Trump melalui sebuah pernyataan ketika menghadiri Konvensi Nasional Partai Republik di Milwaukee, AS, Senin (15/7/2024).

Vance adalah seorang kritikus yang kini menjadi sekutu dan generasi milenial pertama yang bergabung dengan partai besar.

Sebelum mencapai puncak kariernya menjadi calon wakil presiden AS, Vance pernah mengkritik keras Trump.

Ia bahkan pernah terang-terangan mengatakan tidak menyukai Trump. "Saya adalah orang yang tidak pernah menyukai Trump.

Saya tidak pernah menyukainya," kata dia, dilansir dari laman BBC.

"Saya bolak-balik berpikir bahwa Trump adalah orang yang sinis dan brengsek atau dia adalah Hitler-nya Amerika," tulisnya di laman Facebooknya.

Dilansir dari Reuters, Vance juga pernah menyebut calon presiden dari Partai Republik itu sebagai "idiot" dan orang yang tercela.

"Ya Tuhan, (dia) sungguh bodoh. Saya merasa dia tercela," tuturnya.

Dalam wawancara dengan Charlie Rose pada 2016, Vance pernah mengeklaim bahwa dirinya tidak akan pernah mendukung Trump. Menurutnya, Trump tidak menawarkan solusi bagi pemerintahan AS.

Senator dari Ohio yang baru menduduki masa jabatan periode pertama itu kini mendampingi Trump sebagai calon wakil presiden untuk pemilu presiden AS pada November mendatang.

Dia secara otomatis akan menjadi kandidat utama untuk nominasi presiden dari Partai Republik pada tahun 2028 dengan catatan selalu sejalan dengan agenda konservatif dan akar Midwestern yang Partai Republik harapkan akan meningkatkan dukungan di kotak suara.

Faktanya, Vance telah menjadikan transformasi sebagai suatu kebiasaan. Bagaimana dia muncul dari latar belakang kehidupan yang sulit dan keras lalu mencapai level tertinggi dalam politik Amerika. (kompas/bbc)

Baca juga: CARA Diarra Komunikasi dengan 6 Pemain Asing di PSIS, Pakai Bahasa Prancis, Spanyol dan Portugis

Baca juga: Operasi Patuh Candi di Pati, Pengguna Jalan yang Tertib Dapat Hadiah Suvenir

Baca juga: JADWAL Grand Final Proliga 2024, Digelar di Jakarta, Jadi Momen Pertaruhan Megawati Hangestri

Baca juga: UPDATE Klasemen Grup A Piala AFF U19 2024: Timnas Indonesia Kudeta Peringkat 1 dari Timor Leste

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved