Jumat, 24 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Internasional

Suami Istri di Kanada Ditemukan Tewas Setelah Coba Seberangi Samudra Atlantik

Keduanya diduga tewas setelah berupaya menyeberangi Samudra Atlantik menggunakan kapal layar sepanjang 12 meter, SV Theros.

Kompas.com/Istimewa
Ilustrasi laut (Pexels) 

TRIBUNJATENG.COM - Rabu (10/7/2024), sepasang suami istri asal Inggris-Kanada ditemukan meninggal dunia di sebuah pulau di lepas pantai timur Kanada.

Pasangan tersebut bernama Brett Clibbery (70) dan Sarah Packwood (60).

Keduanya diduga tewas setelah berupaya menyeberangi Samudra Atlantik menggunakan kapal layar sepanjang 12 meter, SV Theros.

Baca juga: Akui Gagal Cegah Upaya Pembunuhan Donald Trump, Kepala Dinas Rahasia AS Mundur

Dilansir dari CNN, pasangan suami istri itu meninggalkan Pelabuhan Halifax, Nova Scotia, Kanada pada 11 Juni 2024 untuk menuju ke Azores, pulau di Portugis yang berada di tengah Atlantik.

Perjalanan sejauh 3.228 kilometer itu rencananya ditempuh selama 21 hari.

Namun, sepekan perjalanan, tepatnya pada Selasa (18/6/2024), keduanya dilaporkan menghilang.

Tiga pekan berselang, jasad mereka ditemukan di sekoci penyelamat yang terdampar di Pulau Sable, Nova Scotia pada Rabu (10/7/2024).

Dugaan kronologi kecelakaan

Belum diketahui dengan pasti bagaimana perjalanan itu merenggut nyawa Brett-Sarah.

Kepolisian Kanada masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.

Situs berita Kanada Saltwire, kapal pesiar tersebut ditabrak oleh kapal kargo yang melintas dan tidak menyadari adanya kecelakaan laut tersebut.

“Awak perahu layar tersebut tidak dapat menghindari tabrakan.

Atau mereka mungkin berada di bawah dengan Theros dalam mode pilot otomatis," kata seorang sumber anonim kepada Saltwire.

Sementara itu, penjaga pantai Kanada dan pesawat militer belum menemukan bangkai kapal atau jejak apa pun dari perahu layar tersebut.

Melalui video yang diunggah di kanal Youtube Theros Adventures, pasangan suami istri itu menjelaskan bagaimana perjalanan yang mereka sebut Green Odyssey itu berlangsung.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved