DPRD Kabupaten Jepara
HUT Ke-73 IBI, Ketua DPRD Jepara Apresiasi Peran Bidan Tekan Stunting
DPRD Jepara mendorong Pemerintah Kabupaten untuk bisa melengkapi kebutuhan dan prasarana bidan guna memaksimalkan penurunan kasus stunting.
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - DPRD Jepara mendorong Pemerintah Kabupaten untuk bisa melengkapi kebutuhan dan prasarana bidan guna memaksimalkan penurunan kasus stunting, angka kematian ibu dan anak.
Demikian disampaikan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Jepara Haizul Ma'arif kepada Tribunjateng, Minggu (4/8/2024).
Pria yang kerap disapa Gus Haiz mengatakan bahwa di Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-73 Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Jepara hadiah yang perlu diberikan yaitu kebutuhan prasarana yang lengkap.
Baca juga: DPRD Jepara Telah Tetapkan Perda Larangan Perjudian, Pemkab Diminta Bertindak Tegas
Menurutnya dengan perlengkapan yang memadahi, bidan akan bisa memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.
"Pertama saya ucapkan selamat dan sukses pelaksanaan HUT IBI mudah - mudahan IBI selalu prima memberikan pelayanan kepada masyarakat," kata Ketua DPRD Jepara.
Dia menjelaskan bahwa jasa seorang bidan ini sangat penting, dengan membantu proses persalinan maupun masa kehamilan ibu.
Dengan apresiasi yang lebih kata Gus Haiz, bisa memberikan semangat para bidan untuk menekan angka stunting maupun angka kematian ibu dan bayi.
"Karena bidan menjadi garda terdepan dalam rangka untuk pelayanan kepada masyarakat tentu moment ini bisa menjadi spirit untuk mereka dimana para bidan diberikan tugas berat oleh pemerintah dalam rangka untuk menekan angka stunting dan menekan kematian ibu dan bayi ," ucapnya.
Dia mengajak berbagai pihak untuk bisa memenuhi kebutuhan yang diperlukan oleh bidan.
"Tentu perlu sinergi dan kolaborasi yang komperhensif termasuk pemerintah memberikan pelayanan dan membantu prasaranan memadai," ujarnya.
Selama ini lanjut kata dia, para bidan masih mengeluhi dengan prasarana seperti ambulan yang tidak memiliki.
"Masih banyak para bidan mengeluhkan sarpras perlu untuk meningkatkan kinerja mereka seperti di puskemas Kemojan kemarin itu tidak memiliki ambulan susah dijangkau. Alhamdhulilah kemarin ketika operasi dengan Kadiskespuskemas jepara dapat satu unit ambulan," ujarnya.
Kedepan kekurangan prasaranan ini bisa lebih diperhatikan oleh pemerintah.
Ketua DPRD Jepara meminta Pemkab bisa mencukupi kebutuhan yang diperlukan oleh bidan.
"Kami menyadari banyak kekurangan dialami kendala bagi nakes, tentu ini saya kira pemerintah sudah invetaris saya kira perlu skala prioritas diselesaikan tahun ini dan tahun selanjutnya," tutupnya. (Ito)
Baca juga: Ketua DPRD Jepara Dorong Transparansi Anggaran Antisipasi Korupsi
| DPRD Jepara Dorong Pemkab Agar Pemerataan SLB dan Inklusi Benar-Benar Jalan |
|
|---|
| DPRD Jepara Sahkan Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah, Tarif Parkir Naik Mulai 2026 |
|
|---|
| DPRD Jepara Kebut Revisi Perda Pajak dan Retribusi, Berlomba dengan Tenggat 15 Hari dari Kemendagri |
|
|---|
| Ketua DPRD Jepara Ingatkan Pemerintah: Hilirisasi Kayu Harus Lindungi Ekosistem |
|
|---|
| Ketua DPRD Jepara Ungkap 24 Desa Gelar Pilkades 2026, Aturan Calon Tunggal Tunggu Regulasi Baru |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Ketua-DPRD-Jepara-Haizul-Maarif-menghadiri-HUT-IBI.jpg)