Berita Kudus
4.242 Hektare Lahan Sawah di Kudus Produktif Kembali
Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Kabupaten Kudus berhasil mengoptimalkan 4.242 hektare lahan persawahan yang sebelumnya kurang produkti
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: Catur waskito Edy
Pada 2023 lalu, potensi panen padi hanya mencapai 23.000 kuintal. Dinas Pertanian dan Pangan setempat tahun ini memprediksi adanya peningkatan jumlah produksi padi di Kabupaten Kudus hingga 25.000 kuintal, dengan potensi terbesar di wilayah Kecamatan Undaan.
Petani sekaligus tengkulak, Muhammad Arifin menerangkan, tahun ini terjadi peningkatan harga, baik dalam bentuk gabah maupun sudah menjadi beras.
Kata dia, harga gabah basah panen meningkat dari sebelumnya 6.500 per kilogram menjadi Rp 7.100 per kilogram.
Sedangkan harga gabah kering panen naik dari Rp 8.000 per kilogram menjadi Rp 8.500 per kilogram. Harga beras juga mengalami kenaikan di tingkat tengkulak dari sebelumnya Rp 11.500 per kilogram menjadi Rp 12.000 per kilogram.
"Alhamdulillah tahun ini petani dapat untung lebih karena harga jual gabah atau padi meningkat," tutur dia. (Sam)
Baca juga: Inilah Jawaban RSUP Kariadi Semarang soal Perundungan dan Jam Kerja Overtime Mahasiswi PPDS Undip
Baca juga: Chord Gitar Lagu Bukan Bintang Biasa dari Juliette
Baca juga: Bawaslu RI Beri Penguatan Panwascam Kabupaten Pekalongan
Baca juga: Dua Caleg PDIP Karanganyar Datangi Kantor KPU Karanganyar, Berharap Dapat Dilantik Jadi Dewan
Harus Penuhi 1.200 Lux, 4 Lampu Penerangan Stadion Wergu Wetan Kudus Disidak PT LIB dan PSSI |
![]() |
---|
65 Persen Rampung, Gedung Baru Pelayanan SKCK Polres Kudus Diharapkan Lebih Nyaman dan Cepat |
![]() |
---|
Ini Penyebabnya, Perbaikan 13 Sekolah Rusak di Kudus Belum Terlaksana Hingga Akhir Agustus |
![]() |
---|
10 ASN Pemkab Kudus Terima Sanksi Disiplin, Tersebar di 3 OPD |
![]() |
---|
Sempat Hilang di Kudus, Beras SPHP Kini Kembali Muncul di Pasaran |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.