Kamis, 9 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Internasional

Kecelakaan Kapal Migran di Lepas Pantai Yaman, 13 Tewas dan 14 Hilang

Kapal migran terbalik dan tenggelam di lepas pantai Yaman. Sebanyak 13 orang tewas dan 14 lainnya hilang.

Kompas.com/Istimewa
Ilustrasi laut (Pexels) 

TRIBUNJATENG.COM, SANAA - Selasa (20/8/2024), sebuah kapal migran terbalik dan tenggelam di lepas pantai Yaman.

Sebanyak 13 orang tewas dan 14 lainnya hilang.

Menurut Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) pada Minggu (25/8/2024), insiden tersebut menjadi bencana terbaru di rute migrasi berbahaya itu.

Baca juga: Testis Pria Thailand Digigit Ular Piton saat Duduk di Kloset

"Tiga belas orang meninggal secara tragis dan 14 lainnya masih hilang setelah sebuah kapal migran terbalik di lepas pantai Provinsi Taez, Yaman, pada hari Selasa," kata IOM, dikutip dari AFP.

Dijelaskan bahwa kapal itu berangkat dari Djibouti membawa 25 migran Ethiopia dan dua warga negara Yaman.

Sebelas pria dan dua wanita termasuk di antara mereka.

Sementara operasi pencarian terus dilakukan untuk menemukan orang-orang yang hilang, termasuk kapten Yaman dan asistennya.

Disebutkan bahwa penyebab kapal karam itu masih belum diketahui.

"Tragedi terbaru ini menjadi pengingat nyata akan bahaya yang dihadapi para migran di rute ini," kata Matt Huber, penjabat kepala misi IOM di Yaman.

Diketahui bahwa puluhan ribu migran berangkat setiap tahun dari Tanduk Afrika dan berusaha melarikan diri dari konflik, bencana alam, atau prospek ekonomi yang buruk.

Mereka berlayar menyeberangi Laut Merah dalam upaya untuk mencapai Teluk yang kaya minyak tersebut.

Bangkai kapal terbaru ini menyusul insiden serupa di lepas pantai Yaman pada Juni dan Juli yang menewaskan puluhan orang.

Para migran yang berhasil mencapai Yaman sering menghadapi ancaman lebih lanjut terhadap keselamatan mereka.

Sebab, negara termiskin di Jazirah Arab tersebut telah terperosok dalam perang saudara selama hampir satu dekade.

Banyak yang mencoba mencapai Arab Saudi dan negara-negara Teluk Arab lainnya di mana mereka dapat memperoleh pekerjaan sebagai buruh atau pekerja rumah tangga. (*)

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kapal Migran Tenggelam di Lepas Pantai Yaman, 13 Orang Tewas, 14 Hilang"

Baca juga: CEO Telegram Pavel Durov Ditangkap Setelah Mendarat di Prancis

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved