Rabu, 29 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Hukum dan Kriminal

KRONOLOGI Perampokan di Minimarket 24 Jam Newmart, Pelaku Bawa Senapan dan Parang

Minimarket Newmart yang beroperasi 24 jam di Desa Tales, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, disatroni perampok pada Jumat (30/8/2024)

Tayang:
Editor: Muhammad Olies
istimewa
Ilustrasi perampokan 

TRIBUNJATENG.COM - Minimarket Newmart yang beroperasi 24 jam di Desa Tales, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, disatroni perampok pada Jumat (30/8/2024) dini hari.

Pelaku yang diperkirakan lebih dari dua orang tersebut bersenjatakan senjata api serta parang. 

Setelah menyekap pelayan toko, kawanan perampok tersebut kabur membawa uang puluhan juta rupiah.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Ngadiluwih Ajun Komisaris Polisi (AKP) Agung Saefudin mengatakan, pihak minimarket mengalami kerugian berupa uang tunai sekitar Rp 30 juta.

"Dari pengakuan saksi, uang tersebut sebelumnya tersimpan di brankas," ujar AKP Saefudin melalui sambungan telepon, Jumat malam.

Saat ini pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan atas peristiwa tersebut untuk mengungkap pelakunya.

Penyelidikan dilakukan dengan melakukan olah tempat kejadian perkara maupun pemeriksaan saksi-saksi.

"Kami masih lidik. Kanit saya masih di lapangan dan periksa saksi-saksi," lanjut AKP Agung.

Perampokan ini terjadi sekitar pukul 03.40 WIB. Bermula dari masuknya dua pelaku ke dalam minimarket, dengan senjata api dan parang dan langsung mengancam pelayan toko.

"Pelaku langsung menodong pakai senjata tajam," ujar Agung.

Baca juga: Trauma Berat Juragan Emas Korban Perampokan di Pati, Kuasa Hukum Minta Polisi Beri Pendampingan

Baca juga: Detik-detik Perampokan di Agen Layanan Bank Pelat Merah, Pelaku Memakai Kaos Bertulis Polantas

Mereka juga menganiaya dengan menendang pelayan tersebut agar menunjukkan lokasi penempatan brankas penyimpanan uang.

Setelah menemukan barang incarannya tersebut, pelaku kemudian menguras isinya lalu kabur ke arah utara dengan menggunakan mobil jenis Phanter. 

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu," lanjutnya.

Peristiwa tersebut, kata Kapolsek, menjadi pengingat pentingnya penguatan lini sistem keamanan tempat usaha, apalagi bagi pelaku usaha dengan operasional 24 jam.

Penguatan keamanan tersebut menurutnya minimal penggunaan kamera pengawas atau CCTV untuk pemantauan lingkungan.

"CCTV sudah bagus. Tapi lebih bagus lagi ditambahkan alarm tombol darurat di kasirnya," kata dia.

Artikel ini diolah dari Kompas.com 

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved