Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Internasional

Kebakaran Asrama Sekolah Dasar di Kenya Tewaskan 17 Anak, Mayat-Mayat Tak Bisa Dikenali

Jumat (6/9/2024) tengah malam, kebakaran melanda sebuah asrama sekolah dasar di Kenya. Kejadian tersebut menewaskan sedikitnya 17 anak.

Tayang:
CHRONICLES
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, NAIROBI - Jumat (6/9/2024) tengah malam, kebakaran melanda sebuah asrama sekolah dasar di Kenya.

Kejadian tersebut menewaskan sedikitnya 17 anak.

Dikutip dari AFP, kebakaran di Hillside Endarasha Academy di daerah Nyeri terjadi sekitar tengah malam dan melalap kamar-kamar tempat lebih dari 150 anak tidur.

Baca juga: Topan Terjang Vietnam Setelah China, Ribuan Pohon Tumbang

Dari laporan awal menunjukkan bahwa asrama tersebut terlalu penuh sehingga melanggar standar keselamatan.

Polisi setempat mengatakan usia rata-rata korban adalah sekitar sembilan tahun.

"Ada 17 korban tewas dari insiden ini dan ada juga yang dibawa ke rumah sakit dengan luka serius," kata juru bicara kepolisian nasional Resila Onyango.

"Mayat-mayat yang ditemukan di tempat kejadian terbakar hingga tidak dapat dikenali lagi," imbuh dia.

Ia mengatakan bahwa Lebih banyak mayat dimungkinan akan ditemukan setelah tempat kejadian sepenuhnya diproses.

Citizen TV Kenya menunjukkan gambar-gambar akibat kebakaran, dengan atap seng bergelombang yang menghitam dan runtuh dengan sendirinya.

Untuk penyebab kebakaran hingga kini belum diketahui.

Namun, Komisi Nasional Gender dan Kesetaraan Kenya mengatakan laporan awal menunjukkan asrama itu terlalu padat, melanggar standar keselamatan. Komisi itu juga menyerukan dilakukan penyelidikan segera.

Presiden Kenya William Ruto, yang saat ini berada di Beijing untuk menghadiri pertemuan puncak Tiongkok-Afrika, menyampaikan belasungkawa dalam sebuah posting di X.

"Pikiran kami bersama keluarga anak-anak yang telah kehilangan nyawa dalam tragedi kebakaran itu," katanya.

"Ini berita yang sangat menyedihkan," tutur dia.

Ruto memerintahkan para pejabat untuk menyelidiki insiden mengerikan ini secara menyeluruh, dan berjanji bahwa mereka yang bertanggung jawab akan diminta pertanggungjawaban.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved