Minggu, 12 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Internasional

Pelaku Penembakan Jalan Raya Kentucky Ditemukan Tewas Setelah Buron 10 Hari

Polisi Amerika Serikat (AS) menemukan jasad yang diyakini adalah Joseph Couch pelaku penembakan di jalan raya Negara Bagian Kentucky.

|
Handout
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, LONDON - Rabu (18/9/2024), polisi Amerika Serikat (AS) menemukan jasad yang diyakini adalah Joseph Couch.

Pria tersebut adalah pelaku penembakan di jalan raya Negara Bagian Kentucky yang melukai lima orang.

Pria berusia 32 tahun itu buron selama sepuluh hari.

Baca juga: Mantan Tentara Jadi Buron Setelah Aksi Penembakan di Jalan Raya: Aku Akan Bunuh Banyak Orang

Puluhan polisi mencarinya dengan helikopter, drone, dan anjing pelacak di daerah hutan pedesaan.

Joseph A Couch, orang yang diduga terlibat penembakan di jalan tol Laurel County, selatan Negara Bagian Kentucky. Sebanyam enam orang luka-luka dalam insiden tersebut. Foto ini dirilis Kantor Sheriff Laurel County pada 7 September 2024. (KANTOR SHERIFF LAUREL COUNTY via AFP)
Joseph A Couch, orang yang diduga terlibat penembakan di jalan tol Laurel County, selatan Negara Bagian Kentucky. Sebanyam enam orang luka-luka dalam insiden tersebut. Foto ini dirilis Kantor Sheriff Laurel County pada 7 September 2024. (KANTOR SHERIFF LAUREL COUNTY via AFP) (Kompas.com/Istimewa)

Sebanyak dua polisi negara bagian dan dua warga sipil menemukan jasad tak dikenal di semak belukar dekat pintu keluar jalan raya 49, ujar Komisaris Polisi Negara Bagian Kentucky Phillip Burnett Jr kepada wartawan, dikutip dari kantor berita AFP.

Polisi menargetkan daerah itu setelah melihat burung nasar pemakan bangkai terbang.

Burnet menambahkan, barang-barang yang terkait dengan jasad tersebut membantu mereka menyimpulkan bahwa itu benar Couch.

"Ini masih penyelidikan aktif," lanjutnya, tetapi menambahkan bahwa penegak hukum sangat yakin pencarian Couch telah berakhir.

Couch melancarkan aksinya pada 7 September 2024 dengan menembaki mobil-mobil yang melaju di jalan raya I-75.

Tembakannya mengenai 12 kendaraan, melukai lima orang, kemudian ia kabur.

Sebelumnya pada hari itu, mantan tentara cadangan AS tersebut membeli senapan serbu secara legal, bersama sekitar 1.000 butir amunisi di kota kecil London.

Otoritas setempat kemudian menawarkan imbalan 5.000 dollar AS (Rp 77,36 juta) bagi siapa pun yang memiliki informasi tentang keberadaan Couch.

"Aku akan membunuh banyak orang. Yah, setidaknya mencobanya," kata Couch dalam pesan teks sebelum insiden.

Couch juga mengungkapkan rencana bunuh diri setelah penembakan, menurut dokumen pengadilan yang dikutip media lokal.

Kekerasan dengan senjata api marak terjadi di AS, negara dengan jumlah senjata api lebih banyak daripada penduduknya.

Survei menunjukkan bahwa warga "Negeri Paman Sam" mendukung pembatasan senjata lebih ketat, tetapi upaya mewujudkannya selalu terhalang perlawanan politik yang keras. (*)

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Buron 10 Hari, Pelaku Penembakan Jalan Raya Kentucky Ditemukan Tak Bernyawa"

Baca juga: Pria Ini Baru Tahu Salah Bayar Tagihan Listrik Tetangga Setelah 18 Tahun

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved