Jumat, 8 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Internasional

Dokumen Pengadilan Ungkap Rencana Penembakan Donald Trump di Lapangan Golf

Dokumen pengadilan Amerika Serikat (AS) mengungkapkan rencana penembakan calon presiden Donald Trump.

Tayang:
AFP/Josh Edelson
Donald Trump 

TRIBUNJATENG.COM, WEST PALM BEACH - Senin (23/9/2024), dokumen pengadilan Amerika Serikat (AS) mengungkapkan rencana penembakan calon presiden Donald Trump di Trump International Golf Course, West Palm Beach, Negara Bagian Florida.

Aksi Ryan Routh (58), tersangka yang hendak menembak Trump, digagalkan aksinya oleh Dinas Rahasia AS pada 15 September 2024.

Salah satu agen Dinas Rahasia AS menembaknya setelah melihat senapan menyembul dari barisan pepohonan, beberapa meter di depan Trump.

Baca juga: Sekolah Pencuri Terungkap di India, Biayanya Puluhan Juta

Di dokumen pengadilan disebutkan, Routh diduga menitipkan kotak peralatan di rumah orang tak dikenal beberapa bulan sebelumnya.

Ryan Wesley Routh tersangka percobaan pembunuhan terhadap Donald Trump
Ryan Wesley Routh tersangka percobaan pembunuhan terhadap Donald Trump (ist)

Kotak itu berisi amunisi, pipa logam, bahan bangunan, telepon, dan berbagai surat.

Orang yang dititipi kotak itu baru membukanya setelah mengetahui upaya penembakan terhadap Trump.

Ia menemukan sepucuk surat yang bertuliskan ditujukan untuk "Dunia".

"Ini upaya pembunuhan terhadap Donald Trump, tetapi saya sangat menyesal mengecewakan Anda," bunyi tulisan surat tersebut, dikutip dari kantor berita AFP.

"Saya berusaha sebaik mungkin dan mengerahkan segenap keberanian yang saya miliki. Sekarang terserah Anda untuk menyelesaikan pekerjaan ini; dan saya akan menawarkan 150.000 dollar AS (Rp 2,27 miliar) kepada siapa pun yang dapat menyelesaikan pekerjaan ini."

Belum diketahui apakah surat itu mengacu ke upaya pembunuhan Trump sebelumnya yang urung terlaksana, atau penulisnya meramalkan kegagalan penembakan di lapangan golf.

Sementara itu, para detektif meyakini Routh sudah mengintai Trump hampir 12 jam di lapangan golf.

Menurut data pemerintah, Routh sudah tiba di Florida sebulan sebelum beraksi untuk mengintai lapangan golf dan rumah Trump di tepi pantai.

Di unggahan media sosial Routh, saat pemilihan presiden AS 2016 dia memilih Trump, tetapi sang presiden membuatnya kecewa.

Dakwaan untuk Ryan Routh

Para hakim di Florida selatan mendakwa Routh dengan dua pelanggaran senjata api. Jaksa penuntut mengindikasikan rencana mengajukan tuntutan lebih lanjut atas percobaan pembunuhan. 

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved