RESENSI BUKU
“Solusi Nelayan: Mengurai Paradoks si Miskin di Negara Maritim”
Permukiman tersebut ialah Kampung Nelayan Desa Bendar, Juwana, Pati. Beberapa orang menyebut kawasan ini dengan “Kampung Nelayan Terkaya di Indonesia”
Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: Muhammad Olies
Menurut peresensi, gaya bertutur buku ini cenderung kaku dan monoton. Aspek deskriptif-naratif kurang dieksplorasi karena lebih banyak menampilkan kutipan-kutipan hasil wawancara dengan pejabat. Walhasil, buku ini lebih terasa seperti “kliping berita”. Hal ini juga terlihat dari daftar pustaka buku ini yang didominasi pemberitaan media massa. Aspek humanis mestinya bisa lebih dieksplorasi, misalnya dengan memberikan porsi bab khusus berisi sudut pandang nelayan yang mengalami kesulitan hidup.
Namun demikian, buku ini juga punya banyak keunggulan. Diawali dengan uraian panjang tentang permasalahan kronis yang dihadapi nelayan tanah air, buku ini cukup sukses menampilkan sisi positif dari unsur pemerintahan yang tidak antikritik dan tidak menutup mata terhadap persoalan riil yang dihadapi anak bangsa. Buku ini menunjukkan bahwa dengan sikap keterbukaan dan kesediaan menerima kritik, pemerintah bisa lebih leluasa dan maksimal dalam merancang program inovatif demi menyelesaikan permasalahan masyarakat.
Sebagai medium untuk menyosialisasikan program pemerintah, buku ini secara cukup baik menawarkan optimisme pada insan bahari, para pelaku perikanan, akan masa depan yang lebih baik. Uraian yang runtut dari latar belakang masalah hingga penjelasan lengkap mengenai program Solusi Nelayan menunjukkan keseriusan pemerintah melalui KemenkopUKM untuk menghapus kemiskinan di kalangan nelayan. Sisi informatif juga dimaksimalkan dengan baik lewat gambar-gambar berupa foto, tabel data, maupun bagan yang ditampilkan.
Di sisi lain, buku ini juga bisa menjadi panduan bagi para pelaku perikanan tentang cara mengembangkan koperasi yang bisa menjadi perantara peningkatan kesejahteraan nelayan. Di antaranya lewat bagian yang membahas tutorial pendirian SPBUN bagi koperasi nelayan. Lewat contoh-contoh koperasi sukses yang ditampilkan, buku ini juga bisa memberikan motivasi bagi para nelayan untuk mewujudkan korporatisasi dan meningkatkan kesejahteraan.
Kesimpulannya, meski gaya bertuturnya cenderung kaku dan lebih seperti kumpulan artikel jurnalistik, buku ini tetap menjadi bahan bacaan bagus dan penting, terutama bagi pihak-pihak yang berkepentingan terhadap kemajuan sektor perikanan tangkap di Indonesia.
*Peresensi: Mazka Hauzan Naufal, Jurnalis TribunJateng.com
Judul Buku: Solusi Nelayan: Mengurai Paradoks si Miskin di Negara Maritim
Penulis: Tim Penyusun
Editor: Yoseptin T. Pratiwi
Penerbit: Kementerian Koperasi dan UKM RI
Cetakan dan tahun terbit: Cetakan pertama, 2024
ISBN: 978-623-89357-8-9; 978-623-89357-9-6 (PDF)
nelayan
Negara Maritim
Kementerian Koperasi dan UKM RI
resensi buku
Akar Penyebab Kemiskinan Nelayan
Desa Bendar Kecamatan Juwana
Pati
| Inovasi Kunci Sukses Kembangkan UMKM dan Koperasi |
|
|---|
| Buku Keliling Asia Tenggara Luar Dalam Karya Muhammad Iqbal: Referensi Mengenal Negara-Negara Asean |
|
|---|
| Dokter dan Kanker, Review Buku Kanker Biografi Suatu Penyakit Siddharta Mukherjee |
|
|---|
| Resensi Buku: Kurikulum Perlu Dievaluasi sesuai Kebutuhan Zaman |
|
|---|
| Resensi Buku: Khazanah Kebudayaan Masyarakat Jawa yang Nyaris Tenggelam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ul-buku-Solusi-Nelayan-Mengurai.jpg)