Jumat, 10 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Internasional

Penerbangan India Kacau gara-gara 90 Lebih Hoaks Ancaman Bom

Maskapai penerbangan di India dibikin kacau dengan adanya hoaks ancaman bom dalam waktu seminggu.

Zika Zakiya
Ilustrasi pesawat terbang. 

TRIBUNJATENG.COM, NEW DELHI - Maskapai penerbangan di India dibikin kacau dengan adanya hoaks ancaman bom dalam waktu seminggu.

Bahkan ada 90 lebih ancamannya.

Minggu (20/10/2024), media India melaporkan bahwa ancaman itu memicu ketakutan di antara penumpang dan mengakibatkan penundaan penerbangan secara global.

Baca juga: Sekolah Pencuri Terungkap di India, Biayanya Puluhan Juta

Meski semua penerbangan mendarat dengan selamat, tetapi serentetan ancaman telah mengakibatkan pesawat dialihkan ke Kanada dan Jerman.

Bahkan jet tempur juga dikerahkan untuk mengawal pesawat di langit di atas Inggris dan Singapura.

Pemerintah India dan otoritas penerbangan sipil telah memperingatkan bahwa tindakan yang sangat tegas akan diambil.

Otoritas penerbangan sipil New Delhi belum mengatakan berapa banyak ancaman yang telah diterima dalam seminggu terakhir.

Tetapi Times of India dan penyiar News18 melaporkan lebih dari 70 tipuan yang menargetkan penerbangan domestik dan internasional sejak 13 Oktober 2024.

Setidaknya 30 ancaman tipuan atau hoaks dilontarkan pada Sabtu saja, dan setidaknya 20 ancaman lagi dilontarkan ke berbagai maskapai penerbangan pada Minggu.

Maskapai penerbangan IndiGo India mengonfirmasi ancaman dilontarkan terhadap enam penerbangannya pada Minggu.

Dua penerbangan domestik, dan empat penerbangan internasional menghubungkan kota-kota India ke Jeddah dan Dammam di Arab Saudi, serta dua penerbangan terpisah ke Istanbul di Turkiye.

"Keselamatan dan keamanan penumpang dan awak kami adalah prioritas utama kami," kata IndiGo dalam sebuah pernyataan.

"Kami bekerja sama erat dengan otoritas terkait dan mengambil semua tindakan pencegahan yang diperlukan," jelasnya, dikutip dari AFP.

Sedangkan dampak global dari penundaan dan pengalihan penerbangan telah membebani jadwal dan biaya maskapai penerbangan.

Setidaknya satu orang, seorang anak di bawah umur telah ditangkap di India, tetapi ancaman terus berlanjut.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved