Berita Internasional
Pemukim Israel Bakar 19 Mobil dan Tembaki Warga di Tepi Barat
Senin (4/11/2024) pagi waktu setempat, pemukim Israel membakar hampir 20 mobil di Tepi Barat.
TRIBUNJATENG.COM, TEPI BARAT - Senin (4/11/2024) pagi waktu setempat, pemukim Israel membakar hampir 20 mobil di Tepi Barat.
Peristiwa itu tepatnya terjadi di Kota Al-Bireh, dekat Ramallah.
Demikian menurut Pertahanan Sipil Palestina dan sumber keamanan Israel.
Baca juga: 36 Orang Tewas dalam Kecelakaan Maut Bus Terjun ke Jurang di Pegunungan Himalaya
Seorang wartawan AFP melihat beberapa mobil hangus terbakar dan fasad bangunan berlantai lima yang menghitam di luar tempat mobil-mobil itu diparkir.
"Sebuah peringatan berbunyi pada pukul 03.30 pagi yang menandakan bahwa para pemukim memasuki daerah tersebut dan melakukan tindakan vandalisme," Rami Omar, Kepala Kantor Pertahanan Sipil setempat.
Seorang pejabat keamanan Israel mengatakan kepada AFP, bahwa pemberitahuan tentang insiden tersebut datang pada pukul 04.00 pagi dan tentara dikirim ke lokasi setelah para pemukim pergi.
Pejabat tersebut menyampaikan, sebanyak 19 kendaraan telah dibakar oleh para pemukim.
"Polisi Israel, tentara, dan petugas badan keamanan Shin Bet mengumpulkan bukti-bukti di Al-Bireh untuk penyelidikan," tambah pejabat tersebut.
Pihak berwenang Israel belum mengetahui dari mana para pemukim itu berasal dan apa motif mereka.
Namun, Ihab al-Zabin, seorang warga yang tinggal di bangunan yang rusak, bercerita kepada AFP bahwa, ia melihat para pelaku pembakaran melarikan diri ke arah permukiman Israel di dekatnya, Beit El.
Zabin menyebut, ia menyaksikan ada sekitar 10 orang yang ia identifikasi sebagai pemukim Israel telah menyiramkan cairan ke kendaraan di depan gedung dan kemudian membakarnya.
“Saya berteriak dari apartemen saya, dan pada saat itu mereka melarikan diri. Ketika saya turun bersama tetangga saya untuk memadamkan api, para pemukim menembaki kami,” jelasnya.
Abdullah Abu Rahmah dari Komisi Palestina untuk Permukiman menuturkan, para penyerang adalah bagian dari kelompok pembakar yang telah menyerang desa-desa lain di dekatnya di masa lalu.
Laila Ghannam, Gubernur Ramallah dan Al-Bireh, mengatakan kepada para wartawan di lokasi kejadian, bahwa mungkin saja terjadi pembantaian di gedung ini, yang menurut penduduk setempat menampung lebih dari 60 orang.
“Serangan meningkat karena adanya kekebalan hukum bagi para penyerang," katanya.
| Trump Klaim "Kemenangan", Sinyal Militer AS Bakal Cabut dari Iran? |
|
|---|
| Spekulasi Pidato Netanyahu Punya "6 Jari": Benarkah PM Israel Gunakan AI untuk Tutupi Kematian? |
|
|---|
| USS Abraham Lincoln: Mengenal Lebih Dekat Pangkalan Udara Terapung Paling Mematikan Milik Amerika |
|
|---|
| Amerika Bantu Israel Serang Iran, Ini Kata Presiden Donald Trump |
|
|---|
| Pesawat Militer Jatuh Tewaskan 11 Orang, Warga Rebutan Muatan Uang yang Berhamburan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-mobil-terbakar_20180508_221832.jpg)