Sabtu, 18 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pilkada Kabupaten Semarang 2024

Agus Riyanto Minta Pencopotan APK dan Barang Kampanye di Kabupaten Semarang Dilakukan Secara Santun

Ratusan anggota pengawas mengikuti apel siaga pengawasan jelang Pilkada Kabupaten Semarang 2024, pada Kamis (21/11/2024).

dok Diskominfo Kabupaten Semarang
Ketua Bawaslu Kabupaten Semarang, Agus Riyanto memimpin apel siaga pengawasan hari tenang dan pemungutan suara Pilkada 2024 di lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Klero, Tengaran, Kabupaten Semarang, Kamis (21/11/2024). 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Ratusan anggota panwas kecamatan, panwas kelurahan, dan pengawas tempat pemungutan suara (PTPS) dikumpulkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Klero, Tengaran, Kabupaten Semarang, Kamis (21/11/2024).

Mereka mengikuti apel siaga pengawasan hari tenang dan pemungutan suara Pilkada 2024.

Ketua Bawaslu Kabupaten Semarang, Agus Riyanto memerintahkan jajarannya untuk bersungguh-sungguh menjaga situasi tetap tenang pada masa tenang Pilkada, Minggu-Selasa (24-26/11/2024).

Baca juga: Apel Masa Tenang Pilkada 2024 di Banyumas, Bawaslu RI Imbau Jajaran Pengawas Jaga Integritas

Dia juga meminta pencopotan alat peraga kampanye (APK) dan barang kampanye lainnya dilakukan dengan santun.

“Para pengawas punya tanggung jawab mencegah dan menangani pelanggaran dengan cara humanis dan tidak menimbulkan ekses,” kata Agus.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Semarang, Suyana menilai bahwa masa tenang menjelang pemungutan suara pada Rabu (27/11/2024) justru krusial.

Sebab, masa tersebut bisa menguji integritas segenap pelaksana maupun peserta pemilihan.

"Pengalaman sebelumnya, masa tenang cenderung diwarnai kecurangan, politik uang maupun penyebaran hoaks untuk menjatuhkan sesama peserta pemilihan," jelas dia.

Baca juga: Ditanya Putusan Bawaslu Prabowo Tidak Melanggar Soal Dukung Luthfi-Yasin, Bambang Pacul Balik Nanya

Karena itu, dia mengajak para pengawas di semua tingkatan untuk mencegah terjadinya pelanggaran sekaligus mengoptimalkan pengawasan.

Pada apel itu, Bawaslu juga meluncurkan buku bertajuk “Sengketa dalam Konsep Keadilan Pemilu : Mencegah Lebih Baik daripada Mengadili”.

Kegiatan diakhiri dengan pelepasan burung merpati oleh para anggota Bawaslu Kabupaten Semarang beserta Forkopimda Kabupaten Semarang sebagai simbol kesiapsiagaan pengawasan masa tenang dan pemungutan suara Pilkada 2024. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved