Sabtu, 25 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kajen

Awas, Banyak Jalan Rusak di Wilayah Wiradesa hingga Kajen Pekalongan

Pengendara yang melintas di ruas jalan provinsi antara Wiradesa, Bojong, hingga Kajen, Kabupaten Pekalongan mengeluhkan kerusakan jalan

indra dwi purnomo
HINDARI LUBANG -- Terlihat pengendara saat melintasi jalan berlubang yang ada di wilayah Bojong, Kabupaten Pekalongan. Banyaknya jalan berlubang di ruas jalan provinsi Wiradesa, Bojong, dan Kajen membahayakan pengguna jalan dan bisa menyebabkan kecelakaan, Senin (3/2/2025). 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Pengendara yang melintas di ruas jalan provinsi antara Wiradesa, Bojong, hingga Kajen, Kabupaten Pekalongan mengeluhkan kerusakan jalan yang begitu banyak di wilayah sepanjang jalan tersebut.

Achmad (30) warga Kecamatan Sragi mengatakan, jalan raya Bojong hingga Kajen kerusakannya sangat parah sekali. Banyak aspal yang berlubang.

"Saya kan kerjanya di wilayah Kajen, jadi berangkat dan pulang kerja melintasi jalan raya Bojong-Kajen.

Saat ini kondisinya jalan tersebut terutama sekitar Pasar Bojong sampai Kajen, jalan berlubang banyak sekali," kata Achmad (30) warga Sragi, Senin (3/2/2025).

Ia menceritakan, banyaknya jalan rusak ini membahayakan para pengendara motor. Bahkan, ia juga hampir jatuh karena jalan berlubang.

"Sekitar tiga hari yang lalu, melintasi jalan raya Bojong tidak tahu ada jalan berlubang, melewati jalan tersebut hampir terjatuh. Jalan yang berlubang tertutupi air, sehingga saya tidak tahu kalau ada jalan berlubang," imbuhnya.

Tidak hanya itu, jalan raya Bojong-Kajen adalah jalan yang menghubungkan antara Kabupaten Pekalongan ke Kabupaten Banjarnegara.

Sehingga aktivitas lalu lintas di sekitar jalan tersebut lumayan padat ketika pagi dan sore hari.

"Ketika pagi hari, aktivitas pengendara yang akan berangkat kerja dan ke kampus di jalan tersebut sangat padat. Sehingga, banyaknya jalan berlubang membahayakan pengendara dan bisa menyebabkan kecelakaan," imbuhnya.

Nur warga Kecamatan Wiradesa menceritakan, jalan berlubang itu dari Gumawang Wiradesa sampai ke Kajen.

Selain membahayakan pengguna jalan, kondisi jalan yang berlubang dan banyak gelombang ini mengganggu aktivitas pengendara.

"Jalan berlubang itu sangat mengganggu di jam berangkat dan pulang kerja, karena menyebabkan kemacetan dan rawan kecelakaan," ucapnya.

Banyak masyarakat yang inisiatif memberikan tanda seperti ban bekas, pohon pisang, dan yang lainnya kepada pengguna jalan agar untuk hati-hati ketika melintasi jalan tersebut.

"Saya berharap kepada pemerintah untuk segera memperbaiki jalan tersebut. Karena, sering di tambal tapi tetap saja sering rusak," imbuhnya.

Sementara, pantauan Tribunjateng.com titik jalan berlubang sepanjang  jalan raya Wiradesa, Bojong hingga Kajen sangat banyak sekali. Contohnya di depan SDN 01 Wangandowo, Bojong, jalan berlubang hampir setengah ruas jalan.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved