Sabtu, 25 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

PGN

PGN Pasok Gas Bumi di SPPG Gagaksipat Boyolali, Dukung 6.000 Porsi MBG per Hari

PGN Gagas memastikan ketersediaan gas bumi sebagai energi untuk memasak di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gagaksipat Boyolali.

Editor: deni setiawan
PT PGN
GAS BUMI - Ilustrasi petugas mengecek instalasi gas bumi di PT PGN Tbk. Melalui anak usahanya, PGN Gagas memastikan ketersediaan gas bumi sebagai energi untuk memasak di SPPG Gagaksipat Boyolali. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melalui anak usahanya Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas) memastikan ketersediaan gas bumi sebagai energi untuk memasak di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gagaksipat Boyolali.

Setiap hari, SPPG ini menyediakan 6.000 porsi Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk 34 sekolah.

Untuk mendukung MBG di SPPG tersebut, PGN Gagas menyalurkan 2.000-3.000 m3 gas bumi per bulan dengan mekanisme beyond pipeline yaitu Compressed Natural Gas (CNG).

Baca juga: Budidaya Padi Biosalin PGN Dapat Apresiasi dari Jokowi

Baca juga: PGN Targetkan 1 Juta Sambungan Jargas Rumah Tangga di 2025

“PGN sebagai Subholding Gas Pertamina berkomitmen untuk mendukung program MBG melalui penyediaan jaringan gas, baik dengan moda pipeline maupun beyond pipeline."

"Lokasi SPPG yang tidak terlewati pipa gas, bisa dilayani menggunakan CNG."

"Jadi program MBG dapat menggunakan energi gas bumi yang praktis dan mengalir tanpa henti 24 jam,” ujar Direktur Utama PGN Arief S Handoko, Rabu (5/2/2025).

Ghani Prasetya selaku Kepala SPPG Gagaksipat mengungkapkan apresiasinya terkait penggunaan gas bumi yang dikelolanya.

“Menggunakan gas bumi ini sangat mudah dan praktis."

"Untuk memasak dalam porsi besar, membutuhkan gas yang besar."

"Maka dari itu, ketika menggunakan gas alam (gas bumi), sangat praktis,” ungkap Ghani Prasetya.

Baca juga: PGN Gandeng BUMD Papua Barat, Optimalkan Pemanfaatan LNG Tangguh

Baca juga: Skor ESG PGN Melesat ke 20,2, Komitmen Kuat Menuju Net Zero Emission

Direktur Utama PGN Gagas, Santiaji Gunawan menambahkan, PGN Gagas menyediakan jaringan gas bumi menggunakan metode beyond pipeline melalui CNG untuk SPPG yang belum terdapat jaringan gas pipa.

"Truk-truk gas mengambil pasokan gas dari sumber terdekat untuk disalurkan ke dapur-dapur SPG."

"Saat ini, PGN Gagas tengah menjajaki penyaluran gas untuk SPPG di Cirebon dan Lampung,” jelas Santiaji. 

Gas bumi yang berbentuk CNG dari Stasiun Pengisian CNG terdekat dibawa menggunakan Gas Transport Module (GTM) setiap hari.

Selanjutnya GTM akan mengisi CNG ke Gaslink Cylinder yang dialirkan ke instalasi pipa gas dapur SPPG Gagaksipat.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved