Pemkab Kudus Gelar Gerakan Pangan Murah, Stabilkan Harga Jelang Ramadan
Pemkab Kudus melalui Dispertanpangan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk menstabilkan harga bahan pokok dan menjaga keseimbangan pasar.
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: Daniel Ari Purnomo
"Jangan berpikir sektoral, tapi kewilayahan. Jika tujuan kita untuk masyarakat, dampaknya akan lebih positif," tuturnya.
Herda berharap GPM di Kudus tidak hanya digelar sekali sebulan, tetapi lebih sering sesuai kebutuhan masyarakat.
Harga bahan pokok dalam GPM lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
Herda menyebutkan bahwa salah satu faktor utama tingginya harga jual bahan pokok adalah tidak meratanya distribusi dan panjangnya rantai distribusi.
Akibatnya, terjadi kesenjangan harga antara produsen dan konsumen.
"Oleh karena itu, perlu upaya agar biaya produksi lebih efisien sehingga harga bahan pokok yang sampai ke masyarakat sesuai dengan daya beli mereka," katanya.
Menurutnya, Gerakan Pangan Murah bertujuan menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau serta mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.
"Karena selalu ada dua sisi, produsen ingin harga tinggi, masyarakat ingin harga murah. Ini yang perlu kita seimbangkan, menjaga kestabilan harga dan ketersediaan pasokan," tandasnya.
| Pemkab Kudus Ajukan DAK ke Kemenkes untuk RSUD Loekmono Hadi dan RSDU Sunan Muria |
|
|---|
| Manfaatkan Lahan Kosong Samping Rumah, Agus Sulistiyanto Kini Sukses Bertani Selada Hidroponik |
|
|---|
| Pemkab Gelar Bimtek Menulis Budaya Lokal Kudus, Upaya Tingkatkan Literasi dan Promosi Wisata |
|
|---|
| Awal Musim Giling PG Rendeng Kudus Ditandai dengan Tradisi Pengantin Tebu |
|
|---|
| Pemkab Kudus Komitmen Selaraskan Prioritas Pembangunan dengan Provinsi dan Pusat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/PJ-BUPATI-KUDUS-CEK-PASAR-MURAH-RAMADAN.jpg)