Berita Jateng
Polda Jateng Bantah Intervensi Band Asal Purbalingga Sukatani Imbas Kritik Polisi Lewat Lagu
Direktorat Reserse Siber (Ditsiber) Polda Jawa Tengah mendatangi dua personel band Sukatani Muhammad Syifa
|
Penulis: iwan Arifianto | Editor: muh radlis
IST
MINTA MAAF - Dua personel band Sukatani Muhammad Syifa Al Lufti atau Alectroguy dan Novi Citra alias Twister Angel meminta maaf ke publik buntut dari lagu Bayar Bayar Bayar dengan lirik "Bayar Polisi". Polda Jateng membantah telah mengintervensi band tersebut akibat gerah dengan lirik lagunya, Kota Semarang, Jumat (21/2/2025). (Dok Sukatani)
Bagi dia, tak merasa emosi mendengar lirik lagu "bayar polisi" tersebut.
"Justru kami hargai karena lirik lagunya mengkritik ke Polri. Kami hargai," ungkapnya.
Selepas mendengar lagunya, Artanto menilai band Sukatani adalah bentuk kebebasan berekspresi dan berpendapat melalui seni.
Kemudian melalui seni itu tersebut, polisi tidak anti kritik. Sebaliknya, polri menghargai sebagai masukan untuk perbaikan.
"Pihak yang mengkritik polri dengan membangun dan perbaikan menjadi teman bapak Kapolri," klaim dia.(Iwn)
Berita Terkait
Berita Terkait:#Berita Jateng
Melalui Buku Jawa Tengah Berani Mendunia, Strategi Ekspor Baru Diluncurkan di Hari Jadi ke-80 Jateng |
![]() |
---|
Petani Apresiasi Pemprov Jateng Pulihkan Lahan Pertanian Seluas 512 Hektar di Demak |
![]() |
---|
Kebahagiaan Rifan, Petani Demak: Lahan yang Dulu Terendam Kini Berpotensi 3 Kali Panen Setahun |
![]() |
---|
Lewat Buku “Jawa Tengah Berani Mendunia”, Strategi Ekspor Baru Diluncurkan di Hari Jadi ke-80 Jateng |
![]() |
---|
Demak Sumbang 8,89 Persen Produksi Padi Sepanjang Januari-Juli 2025 di Jawa Tengah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.