Kamis, 7 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Tegal

Dulunya Pedagang Sayur, Richanah Kini Eksis sebagai Perajin Batik Tegalan 

Masih lekat dalam ingatan Richanah (58), awal mula dia menggeluti kerajinan batik khas Tegal atau batik tegalan, sekira lima tahun lalu, pada 2020

Tayang:
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: muslimah
Tribunjateng/Fajar Baharuddin Ahmad
TUNJUKKAN PRODUK - Richanah, perajin batik tegalan menunjukkan produk buatannya di rumahnya, di Kelurahan Debongkulon, Kota Tegal, Minggu (9/3/2025). Dia biasa memproduksi motif modern dan klasik. (Tribun Jateng/ Fajar Bahruddin Achmad) 

Dia bahkan sudah mengambil KUR sebanyak dua kali, pertama pinjaman modal senilai Rp 10 juta dan kedua senilai Rp 20 juta. 

"Saya sudah ambil dua kali. Pertama itu ya buat modal usaha dan kedua buat beli kendaraan untuk distribusi ke sana ke sini," ujarnya.

Menurut Richanah, banyak manfaat yang didapatkannya dalam program KUR. Tidak hanya permodalan, tetapi juga dalam pengembangan usaha. 

Dia pun tidak pernah kesulitan dalam membayar angsuran. Pengambilan KUR yang kedua baru saja lunas, pada Senin (3/3/2025) kemarin.

"Saya juga tidak pernah kesulitan mengambil KUR, prosesnya mudah. Harapannya UMKM seperti kami selalu dimudahkan dalam mengambil KUR agar bisa naik kelas," ungkapnya. 

Ketua Koperasi Usaha Batik Cempaka Mulya Tegal, Sri Rejeki (53) mengungkapkan, perajin batik tegalan terpusat di wilayah Kecamatan Tegal Selatan. Mereka tergabung dalam koperasi.

GRIYA BATIK - Para perajin batik sedang menyelesaikan pesanan
GRIYA BATIK - Para perajin batik sedang menyelesaikan pesanan yang dikerjakan di Griya Batik Kota Tegal, Sabtu (8/3/2025). Koperasi tersebut menghimpun semua perajin batik di Kecamatan Tegal Selatan. (Tribun Jateng/ Fajar Bahruddin Achmad)

Dia mencatat, ada sekira tujuh perajin batik yang menjadi nasabah dan mengambil program KUR dari BRI.

Menurutnya, program KUR tersebut sangat membantu bagi para perajin batik dalam mengembangkan usaha. 

"Kalau BRI ada event pesta rakyat, kami juga akan diikutsertakan. BRI memberikan stan gratis untuk UMKM batik," ujarnya. 

Sri bersyukur, event-event tersebut turut mempromosikan keberadaan dari batik tegalan. Sehingga masyarakat yang sebelumnya tidak tahu menjadi tahu.

Dia berharap, BRI bisa terus memberikan perhatian terhadap perajin batik dalam melestarikan kebudayaan lokal.

"Saya berharap dari BRI tidak berhenti untuk ikut memberi pembinaan. Khususnya batik Tegal, supaya dikenal di daerah lain," ungkapnya. 

KUR untuk UMKM

Mantri BRI Unit Tegal Kota 3, Minchatun Maola mengatakan, program permodalan KUR dari BRI satu di antaranya untuk membantu UMKM berkembang, seperti perajin batik tegalan. 

KUR ini sangat membantu dalam perputaran modal. Mulai dari membeli bahan dan sebagainya. 

Di sisi lain, para perajin batik ini karyanya ditunggu untuk dipasarkan di Griya Batik Kota Tegal. 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved