Berita Tegal
Dulunya Pedagang Sayur, Richanah Kini Eksis sebagai Perajin Batik Tegalan
Masih lekat dalam ingatan Richanah (58), awal mula dia menggeluti kerajinan batik khas Tegal atau batik tegalan, sekira lima tahun lalu, pada 2020
Tayang:
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: muslimah
Tribunjateng/Fajar Baharuddin Ahmad
TUNJUKKAN PRODUK - Richanah, perajin batik tegalan menunjukkan produk buatannya di rumahnya, di Kelurahan Debongkulon, Kota Tegal, Minggu (9/3/2025). Dia biasa memproduksi motif modern dan klasik. (Tribun Jateng/ Fajar Bahruddin Achmad)
"Sepanjang kami melihat, progres usaha membatik mereka lancar. Dalam sehari tiap perajin bisa memproduksi tiga batik tulis," ungkapnya.
Maola mengatakan, para perajin batik juga tidak pernah memiliki masalah dalam memenuhi tanggung jawab angsuran.
Contohnya adalah Richanah, perajin batik yang telah melunasi angsurannya di awal Maret 2025.
"UMKM apapun bisa mendaftar program KUR. Secara umum syaratnya melampirkan KTP, KK, dan surat usaha. Lalu usaha harus dikelola sendiri dan minimal berjalan satu tahun," jelasnya. (fba)
Berita Terkait:#Berita Tegal
| Pemkab Tegal Serahkan Tujuh Mobil Ambulans, Perkuat Akses Layanan Kesehatan Warga |
|
|---|
| 293 PNS Dilantik, Bupati Tegal Ischak Tekankan ASN Adaptif dan Berorientasi Pelayanan |
|
|---|
| Di Hadapan Mensos, Bupati Ischak Sampaikan Harapan Sekolah Rakyat Segera Hadir di Kabupaten Tegal |
|
|---|
| Mensos Hadir di Kabupaten Tegal Kolaborasi Hadirkan DTSEN Lebih Akurat Sesuai Kondisi Lapangan |
|
|---|
| Transaksi Judi Online di Jateng Tembus Rp 5 Triliun, Eks Karesidenan Pekalongan Masuk Zona Merah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/TUNJUKKAN-PRODUK-Richanah-perajin-batik-tegalan.jpg)