Senin, 27 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Banyumas

Jenazah Yetty Pekerja Migran Asal Banyumas Terlantar 2 Bulan di Peru, Begini Curhat Pilu Sang Adik

Kecewa dan kesal pihak keluarga almarhumah Yetty Purwaningsih, pekerja migran asal Cilongok Banyumas terhadap pemerintah tak lagi terbendung.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
DOKUMENTASI PRIBADI MURSITO
JENAZAH PEKERJA MIGRAN - Petugas mengangkut peti jenazah pekerja migran asal Cilongok, Kabupaten Banyumas bernama Yetty Purwaningsih gagal dipulangkan ke Indonesia, Senin (7/4/2025). Jenazah dimakamkan di Pemakaman Campo Fe Norte, Distrik Puente Piedra, Provinsi Lima, berjarak sekira 23 kilometer dari pusat Kota Lima. 

Yetty Purwaningsih adalah warga Desa Pageraji, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas yang meninggal dunia di Peru. 

Keluarga mendapatkan kabar Yetty meninggal dunia pada Selasa (25/2/2025).

Namun jenazah korban belum bisa dipulangkan ke Indonesia, meskipun pihak keluarga almarhumah telah berkordinasi dengan pihak terkait. 

Baca juga: Arus Balik Lebaran di Banyumas, 33 Ribu Lebih Penumpang Gunakan Kereta dari Daop 5 Pada 4 April 2025

Baca juga: Pemudik Meninggal di Tengah Kemacetan di Ajibarang Banyumas Karena Sakit

Mursito, adik kandung almarhumah menyampaikan jika pihak keluarga telah mencoba menghubungi Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) di Jakarta. 

Selain itu dia juga berkirim surat ke KBRI di Lima, Peru. 

Tetapi hingga kini belum ada kepastian kapan jenazah kakaknya bisa dipulangkan ke Indonesia.

Mursito menceritakan, kakaknya telah merantau ke Peru selama 20 tahun.

Awalnya dia bekerja dan berwirausaha sebagai pedagang makanan. 

Kabar duka baru diterima pada 25 Februari 2025, ketika KBRI di Peru mengonfirmasi bahwa Tetty telah meninggal.

Mendengar kabar itu, Mursito bergegas menghubungi Kemenlu dan KBRI di Peru. 

Bahkan, dia sempat mendatangi langsung Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia (PWNI dan BHI) di Jakarta, unit di bawah Kemenlu yang bertugas melindungi hak-hak WNI di luar negeri. 

Sayangnya, belum ada perkembangan berarti terkait pemulangan jenazah Yetty Purwaningsih.

Selain menghubungi Kemenlu, Mursito juga mengirim surat ke KBRI di Lima, Peru, dengan harapan proses pemulangan jenazah bisa segera dilakukan. 

Ia juga meminta bantuan ke Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Banyumas mempercepat pemulangan jenazah sang kakak.

Mursito menyebut jika kendala finansial menjadi salah satu alasan lambatnya proses pemulangan jenazah.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved