Berita Kuliner
Benarkah Telur Tinggi Kolesterol? Berapa Butir Sehari Batas Konsumsinya?
Telur sering disebut sebagai penyebab kolesterol tinggi. Apakah anggapan tersebut benar?
Yang justru lebih berpengaruh terhadap peningkatan LDL (kolesterol jahat) adalah konsumsi lemak jenuh dan trans, bukan kolesterol dari makanan seperti telur.
Penjelasan dari laman Health juga menegaskan hal serupa.
Konsumsi telur memang bisa sedikit meningkatkan LDL, tetapi juga meningkatkan HDL (kolesterol baik) yang justru membantu menjaga kesehatan jantung.
Selain itu, telur juga kaya nutrisi seperti protein, vitamin A, vitamin B12, kolin, dan selenium.
Untuk sebagian kecil orang yang menyerap kolesterol secara lebih efisien, efeknya bisa lebih besar, tapi tetap aman jika dimakan dalam jumlah wajar.
Salah satu studi dari The American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa mengonsumsi hingga 12 telur per minggu tidak meningkatkan risiko penyakit jantung.
Bahkan, American Heart Association kini menyarankan konsumsi satu butir telur per hari sebagai bagian dari pola makan sehat.
Tentu saja, cara memasak juga perlu diperhatikan.
Telur rebus atau poached lebih sehat dibanding telur goreng yang dipadukan dengan sosis atau mentega. (Kompas.com)
| Kuliner Nusantara Makin Lengkap, The People’s Cafe Buka Cabang Baru di Semarang Beri Promo Spesial |
|
|---|
| Dulu Diremehkan, Kini Rica-rica Basur Pak Kholid Baseh Banyumas Ludes 100 Porsi Sehari |
|
|---|
| Jejak Soto Kuali Mbah Sumarsono di Wonosobo, Bertahan Sejak 1965 Lewat Racikan 18 Rempah Alami |
|
|---|
| Serupa tapi Tak Sama, Tahukah Anda Perbedaan Utama Latte dan Cappuccino? |
|
|---|
| Menu Unik di Joglo Ageng Guci Tegal Ada Salmon Lodeh, Cheesecake dan Es Krim Bahan Dasar Teh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/telur-pindang.jpg)