Berita Purbalingga
Menuju Kebijakan Kesehatan Berbasis Data, Project SPHERES di Purbalingga Dimulai
Implementasi Project SPHERES (Scalable Public Health Empowerment Research and Education Sites) di lingkungan pemerintah Purbalingga resmi dimulai
Penulis: Farah Anis Rahmawati | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA — Implementasi Project SPHERES (Scalable Public Health Empowerment Research and Education Sites) di lingkungan pemerintah Kabupaten Purbalingga resmi dimulai.
Program tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan Oxford University Clinical Research Unit (OUCRU) dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Peluncuran proyek ini ditandai dengan adanya kunjungan Tim OUCRU ke Ruang Rapat Bupati pada Selasa (22/4/2025). Hal ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung transformasi sistem kesehatan berbasis data.
Adapun proyek ini bertujuan untuk menciptakan perubahan signifikan dalam pengambilan keputusan kebijakan kesehatan, dari yang sebelumnya bersifat konvensional menjadi berbasis data.
Salah satu inisiatif utama adalah Public Health Data Theatre (PHDT), yakni dashboard interaktif yang akan berfungsi sebagai pusat pemantauan data kesehatan masyarakat secara real time.
"Melalui PHDT ini, para pemangku kebijakan dapat memahami kondisi kesehatan masyarakat secara menyeluruh, sehingga bisa langsung menindaklanjuti dengan langkah dan rekomendasi yang telat," jelas dr Samuel Bungaran PS Manalu dari OUCRU dalam keterangan resmi yang diterima Tribunbanyumas.com, Rabu (23/4/2025).
Renovasi ruangan PHDT di Dinas Kesehatan pun telah dilakukan sebagai tanda dimulainya implementasi konkret proyek.
Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani menyambut hangat pelaksanaan proyek ini. Ia menegaskan dukungan penuh dari jajaran pemerintah daerah.
Selain itu ia juga menekankan pentingnya komunikasi yang baik selama proyek berlangsung serta menginstruksikan agar pelaksanaan dilakukan secara optimal tanpa hambatan birokrasi.
Dimas Berharap, output proyek ini dapat benar-benar dirasakan dan bisa bermanfaat bagi masyarakat Purbalingga.
Baginya, dengan terpilihnya Purbalingga sebagai lokus Project SPHERES , adalah salah satu pencapaian yang membanggakan dan tidak semua daerah bisa mendapatkannya.
Lebih lanjut, Kepala Dinas Kesehatan Purbalingga, dr Jusi Febrianto, menambahkan, melalui SPHERES ini, Purbalingga akan mengembangkan sistem pengolahan, analisis dan pengambilan kebijakan berbasis data.
"Kebijakan nantinya tidak hanya tepat sasaran tapi juga tepat secara alasan atau reason, sehingga bisa meningkatkan indikator-indikator kesehatan masyarakat," katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Tim OUCRU juga menyampaikan bahwa, proyekjnj telah diawali dengan kunjungan ke flagship puskesmas atau puskesmas percontohan di Puskesmas Serayu Larangan, Kecamatan Mrebet.
OUCRU, juga telah menyelenggarakan kegiatan Knowledge Gateway untuk seluruh bidan di Kabupaten Purbalingga, guna menilai kapasitas mereka.
Petani di Purbalingga Tolak Pengembangan Sumber Mata Air Limpak Dau oleh PDAM Purbalingga |
![]() |
---|
Viral Jalan Aspal Senilai Rp 160 Juta di Purbalingga Ditumbuhi Rumput, Ternyata Dana Aspirasi Dewan |
![]() |
---|
Dinkes Purbalingga Jamin Anak Bebas Cacingan: Rutin Beri Obat Gratis dari Kemenkes |
![]() |
---|
Dulu Pasar Bojong Purbalingga Ramai Sekarang Sepi, Ini Penyebabnya |
![]() |
---|
Kondisi Psikis Anak Bakar Rumah Gegara Tak Diberi Uang Rp200 Ribu di Purbalingga, Diduga Depresi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.