Selasa, 21 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

UMKM

Yayuk Terus Belajar Mengembangkan Serundeng Rahayu Bersama BRI dan Rumah BUMN

Baru-baru ini, nenek yang akrab disapa Yayuk tersebut mencoba peluang mendaftar program BRIncubator dari BRI.

Penulis: Adelia Sari | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG/LIKE ADELIA
UMKM SERUNDENG : Rahayu Surtini menunjukkan produk serundeng tradisional miliknya saat berkunjung ke Rumah BUMN pada Rabu (16/4/2025) 

“Dulu pertama KUR dari Rp 200 juta, waktu pertama untuk peralatan, bahan baku,”

Sampai saat ini, Rahayu masih menjadi nasabah setia BRI.

Menurutnya, KUR BRI sangat membantu bagi pelaku UMKM seperti dirinya.

Selain karena bunga yang rendah, syarat pengajuan juga mudah.

“Saat ini masih jadi nasabah BRI, iya sangat membantu,”

Di sisi lain, Kepala Dinas Koperasi UMKM Kota Semarang, Margarita Mita Dewi Sopa mengatakan pinjaman modal dari perbankan sangat membantu bagi pelaku UMKM.

Salah satunya adalah KUR BRI.

“UMKM itu yang paling utama dibutuhkan adalah akses pembiayaan untuk penambahan modal. 

KUR itu kan program pemerintah ya, karena bunganya terjangkau untuk UMKM, setahun 6 persen, itukan sangat-sangat dibutuhkan, makanya kalau ada program pemerintah lagi yang bisa menurunkan bunga yang cukup di bawah KUR ya alhamdulilah, karena memang para UMKM yang saya temui memang butuh pendampingan dimana akses penambahan modal, peningkatan modal itu gampang,”

Margarita menambahkan adanya KUR bisa menghindarkan UMKM dari pinjol.

“Cukup membantu, kasihan nanti kalau mereka mengambil modal lewat pinjol, bunganya nanti tinggi,”

Selain itu, pelaku UMKM juga membutuhkan pendampingan serta pelatihan untuk meningkatkan usaha mereka.

“Yang dibutuhkan pendampingan, adanya pelatihan, penting untuk selalu mendapat pelatihan,”

 


(*)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 4/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved