Berita Jawa Tengah
Pemprov Jateng Siapkan 2 Bandara Perintis, Genjot Investasi dan Pariwisata
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi kini fokus mengaktifkan dua bandara perintis yaitu Bandara Dewandaru Jepara dan Bandara Ngloram Blora.
Penulis: budi susanto | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemprov Jateng semakin serius menggenjot sektor investasi dan pariwisata melalui penguatan infrastruktur transportasi udara.
Setelah resmi menjadikan Bandara Ahmad Yani Semarang berstatus internasional per 25 April 2025 berdasarkan SK Menteri Perhubungan Nomor 26 Tahun 2025, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi kini fokus mengaktifkan dua bandara perintis yaitu Bandara Dewandaru Jepara dan Bandara Ngloram Blora.
Menurut data Dishub Jateng, Bandara Dewandaru Karimunjawa saat ini melayani rata-rata 6.000 wisatawan per bulan.
Baca juga: Program Cek Kesehatan Gratis dan Speling Pemprov Jateng Rambah Ribuan Driver Elf
Baca juga: Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, Pemprov Jateng Sinergi dengan Paralegal Muslimat NU
Pada musim libur Lebaran 2025, perputaran uang di Karimunjawa tercatat mencapai Rp3 miliar dalam sepekan atau sekira Rp464 juta per hari.
Sementara pada musim liburan sekolah, perputaran ekonominya melonjak hingga Rp1,2 miliar per hari.
Adapun Bandara Ngloram Blora yang diresmikan kembali pada akhir 2021 dengan dana APBN Rp132 miliar, berpotensi melayani hingga 210.000 penumpang per tahun.
Meski belum sepenuhnya optimal, kehadiran Bandara Ngloram Blora menjadi vital untuk mendukung aktivitas ekonomi sektor energi, migas, dan logistik di kawasan Blora, Bojonegoro, Tuban, hingga Ngawi.
"Status internasional Ahmad Yani ini secara langsung menyiapkan Jawa Tengah sebagai pintu gerbang investasi," kata Gubernur Ahmad Luthfi, Senin (28/4/2025).
Gubernur juga akan mempercepat pengaktifan Bandara Dewandaru dan Ngloram sebagai bandara perintis untuk memperluas konektivitas udara.
Fokus ini sejalan agenda besar Internasional Karimunjawa Skydiving and Adventure (KISA) yang akan digelar pada 7-11 Mei 2025 dan diikuti peserta dari 59 negara.
"Bandara perintis akan menambah daya dukung pariwisata di Jawa Tengah."
"Karimunjawa adalah zona hijau yang sangat menarik bagi wisatawan mancanegara maupun domestik," jelasnya.
Baca juga: Penataan Ulang OPD di Lingkungan Pemprov Jateng Diharapkan Beri Dampak Positif bagi Masyarakat
Baca juga: USM Beri Masukan ke Pemprov Jateng Susun Renstra dan Rencana Kerja Terkait Ketahanan Pangan
Di sisi lain, Gubernur Ahmad Luthfi telah menginstruksikan Dishub untuk berkoordinasi mengatur shift penerbangan, termasuk rute dan negara asal penerbangan internasional yang akan masuk Jawa Tengah.
"Banyak negara yang akan membuka penerbangan ke Jawa Tengah," tambahnya.
Untuk mendukung target tersebut, infrastruktur di dua bandara perintis sedang diperkuat.
Semarang
Pemprov Jateng
Ahmad Luthfi
Bandara perintis
Bandara Ahmad Yani
Bandara Dewandaru
bandara ngloram
| Geger Temuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Gubuk Hutan Darupono Kendal |
|
|---|
| Kecelakaan Beruntun Truk Tabrak Pikap dan Motor di Bejen Temanggung, Sopir Tewas |
|
|---|
| Sosok Wahyu Penipu Perempuan di Sragen, Manfaatkan Kencan Online untuk Gondol Barang Korban |
|
|---|
| Hasilkan Sapi Premium, Peternakan Sapi di Purworejo Ini Bisa Jadi Percontohan |
|
|---|
| Porprov Jawa Tengah XVII Tahun 2026, Cetak Atlet PON di Tengah Efisiensi Anggaran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Gubernur-Menyoal-Bandara-Perintis-di-Jawa-Tengah.jpg)