Berita Kudus
Pemkab Kudus Gencarkan Program Ketahanan Pangan Berbasis Desa
Pemerintah Kabupaten Kudus mulai menggencarkan program ketahanan pangan berbasis desa
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Pemerintah Kabupaten Kudus mulai menggencarkan program ketahanan pangan berbasis desa. Satu di antaranya melalui program lomba desa dan kelurahan dalam rangka mewujudkan desa mandiri.
Di Kelurahan Mlatinorowito misalnya, meski lokasi wilayahnya di perkotaan, namun masih terdapat lahan persawahan yang bisa dioptimalkan dalam mendukung ketahanan pangan.
Koperasi kelompok petani di wilayah Mlatinorowito juga berjalan dan aktif. Dengan ini dapat mendorong upaya swasembada pangan surplus di Kabupaten Kudus.
Bupati Kudus, Sam'ani Intakoris mengatakan, Mlatinorowito dan daerah perkotaan lain yang masih terdapat lahan persawahan sangat dibutuhkan untuk menambah hasil produksi pangan di Kabupaten Kudus.
Baca juga: Penjualan Hewan Kurban di Kudus Masih Lesu Jelang Hari Raya Iduladha, Pedagang Duga karena 2 Faktor
Sementara koperasi kelompok petani yang masih aktif nantinya dapat dikolaborasikan dengan Koperasi Desa Merah Putih yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto.
"Di Mlatinorowito kan sudah ada koperasi gapoktan, nanti bisa dikolaborasikan dengan Koperasi Merah Putih," terangnya.
Pemerintah Kabupaten Kudus terus mendorong agar UMKM di Kelurahan Mlatinorowito pada khususnya, dan UMKM di Kabupaten Kudus pada umumnya berkembang dan maju.
Lurah Mlatinorowito, Ainnur Sri Yulianing Sutrisno menjelaskan, Kelurahan Mlatinorowito mempunyai berbagai UMKM di bidang kuliner. Termasuk kedai balita yang dimiliki Kelurahan Mlatinorowito sudah bersertifikasi.
Pihaknya siap mendukung program ketahanan pangan yang digagas pemerintah, guna mewujudkan swasembada pangan.
"Pegawai di Kedai Balita telah mengikuti pelatihan bersama Disnaker Perinkop dan UKM Kabupaten Kudus dan sudah bersertifikasi," ujarnya.
Di Desa Gondangmanis Kecamatan Bae, program ketahanan pangan berjalan dengan baik. Di antaranya masyarakat mampu menghasilkan beragam produk pertanian berupa tebu, ketela, jagung, umbi-umbian, gembili, dan beberapa produk pertanian lainnya.
Selain itu, pembangunan jalan usaha tani (JUT) di Desa Gondangmanis berjalan optimal. Mendukung para petani dalam mengelola petanian dan hasil panen.
Tidak hanya bidang pertanian, Desa Gondangmanis juga memiliki beberapa bank sampah inovatif. Dinilai layak menjadi percontohan bagi desa-desa lain yang belum mempunyai manajemen pengelolaan sampah dengan baik.
Kepala Desa Gondangmanis, Susanto menyatakan, pertanian di desanya sudah menggunakan alat smartfarming. Kegunaannya untuk mengukur kesuburan tanah, hingga kelembapan air.
Pihak desa juga komitmen memperhatikan pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT), dalam rangka memudahkan akses petani membawa hasil panen.
| Bupati Kudus Sam'ani Tekankan Optimalisasi PAD di Balik Pemangkasan Transfer Pusat |
|
|---|
| 1.970 Hektare Lahan Pertanian di Kudus Terendam Banjir, Mintarno: Langganan Setiap Tahun |
|
|---|
| 3.570 Titik Jalan Rusak Gara-gara Hujan Esktrem dan Banjir di Kudus |
|
|---|
| Ratusan Siswa di Kudus Ikuti Program Pertukaran Pelajar Skala Lokal Kabupaten |
|
|---|
| Menguras Awan di Atas Laut: Cara Kerja Modifikasi Cuaca Menjaga Langit Muria Raya Tetap Kering |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/omba-desa-2025-baru-baru-ini.jpg)