Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Banyumas

Sapi Jumbo Banyumas Laris Manis Jelang Idul Adha, Terjual hingga ke Jakarta

Jelang Hari Raya Iduladha, sebanyak 40 ekor sapi jumbo berjenis Limosin, Simental, Pegon, dan Madura milik peternak di Kabupaten Banyumas laris terjua

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muslimah
Tribunjateng/Permata Putra Sejati
SAPI JUMBO: Sapi jumbo dari jenis Limosin, Simental, Pegon, dan Madura milik peternak di Desa Kramat, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas, Selasa (27/5/2025). Sapi-sapi itu laris terjual hingga ke Ibu Kota dan sejumlah kota besar lainnya. 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Jelang Hari Raya Iduladha, sebanyak 40 ekor sapi jumbo berjenis Limosin, Simental, Pegon, dan Madura milik peternak di Kabupaten Banyumas laris terjual.

Sapi laris manis terjual bahkan hingga ke Ibu Kota dan sejumlah kota besar lainnya. 

Sapi-sapi berbobot hampir 1 ton ini diminati karena postur tubuhnya yang besar, gagah, serta gempal dengan daging yang melimpah. 

Pembeli berasal dari berbagai kalangan, mulai dari yayasan, instansi, hingga perorangan dari Jakarta, Purbalingga, Purwokerto, dan kota-kota lain.

Baca juga: Keistimewaan Sapi Bawor dari Banyumas yang Dibeli Presiden Prabowo untuk Kurban, Berapa Harganya?

"Sapi jenis jumbo ini memang paling banyak diminati karena fisiknya yang tinggi, besar, dan dagingnya banyak," ujar peternak pemilik sapi-sapi jumbo asal Desa Kramat, Kecamatan Kembaran, Ikhsan Mujahid kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (27/5/2025). 

Untuk menjaga kualitas dan kesehatan sapi sebelum dikirim ke pembeli, Dinas Peternakan Kabupaten Banyumas rutin melakukan pemeriksaan kesehatan. 

Salah satunya dengan menyuntikkan vitamin langsung ke tubuh sapi.

"Kami secara rutin memberikan vitamin serta melakukan pemantauan terhadap kondisi kesehatan sapi, terutama menjelang kurban," ujar Kepala UPTD Pusat Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Banyumas, Muhamad Arief Hidayat.

Selain pemberian vitamin, dinas juga memberikan penyuluhan kepada para peternak agar menjaga kebersihan kandang.

Kondisi tenang bagi sapi-sapi tersebut, guna mencegah risiko penularan penyakit seperti PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) yang masih kerap menjangkit di beberapa wilayah.

Harga sapi-sapi jumbo ini bervariasi tergantung bobot. 

Sapi termahal adalah jenis Limosin dengan berat lebih dari 900 kilogram yang dijual seharga Rp73 juta. 

Kini, seluruh sapi sudah siap dikirim ke pemesan.

Sementara Ikhsan masih terus merawat sapi-sapinya dengan pakan bergizi berupa rumput pilihan. (jti) 

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved