Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Haji

Cerita Jemaah Haji Khusus Asal Semarang Pulang dari Tanah Suci, Sebut Dapat Kemudahan Selama Ibadah

Suasana kepulangan jemaah haji ke Tanah Air terasa hangat dan haru di Bandara Ahmad Yani Semarang, Senin (23/6/2025)

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: muslimah
Tribun Jateng/Eka Yulianti Fajlin
PULANG HAJI - Para jemaah haji khusus disambut oleh sanak saudara saat kembali dari tanah suci, di Bandara Ahmad Yani Semarang, Senin (23/6/2025). TRIBUN JATENG / EKA YULIANTI FAJLIN  

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Suasana kepulangan jemaah haji ke Tanah Air terasa hangat dan haru di Bandara Ahmad Yani Semarang, Senin (23/6/2025). 

Sejumlah sanak saudara dari para jemaah haji memyambut dengan suka cita. Begitu pula para biro haji dan umroh turut menyambut para jemaah haji mereka masing-masing. 

Keluarnya para jemaah haji khusus ini langsung disambut dengan pelukan oleh sanak saudara.

Isak tangis kebahagiaan pun menyelimuti suasana. 

Baca juga: Jamaah Haji Asal Demak Tiba Bergelombang Mulai Sore Ini, Fasilitas Penjemputan Sudah Siap

Satu diantara jemaah haji khusus dari Dewangga Lil Hajj Wal Umroh, Elen Puspitasari mengatakan, sangat mendapatkan kemudahan selama menjalankan ibadah haji di tanah suci. 

"Alhamdulillah, kami menggunakan biro umroh dan haji dari Dewangga. Kami mendaftar haji khusus sesuai Kemenag.

Kami juga menggunakan porsi. Alhamdulillah, mulai dari kami sampai di Jeddah, langsung dapat nusuk," ungkap Elen. 

Ia bersama jemaah haji khusus lainnya dari Dewangga Lil Hajj Wal Umroh berangkat pada 29 Mei 2025.

Selama 25 hari rangkaian ibadah haji, Elen bisa melaksanakan syarat rukun dan wajib dari Arafah menuju Musdalifah, hingga lempar jumrah di Mina.

Menurut dia, fasilitas haji khusus dari Dewangga sangat baik. Dia mengaku tidak mengalami kesulitan apapun selama ibadah haji

"Kami tidak mengalami kesulitan apapun fari mulai di tenda, Arafah, Musdalifah kami dapat mabit disana, dapat bermalam disana. Itu kesempatan luar biasa karena beberapa cuma lewat, tapi kami bisa bermalam disana. Sampai disana masuk waktu magrib, selesai salat subuh, baru kami ke Mina," paparnya. 

Selama ibadah haji, ia mendapatkan banyak pengalaman. Tidak hanya ibadah, melainkan juga mendapatkan saudara yang saling membantu dan menjaga. 

"Saya daftar tahun 2019. Dapat nomor kursi. Alhamdulillah bisa berangkat 2025," tambahnya.

CEO Dewangga Lil Hajj Wal Umroh, Endro Dwi Cahyono mengatakan, ibadah haji ini merupakan keberangkatan pertama Dewangga setelah resmi mendapatkan izin sebagai penyelenggara haji khusus sejak 2017. 

"Antriannya antara enam hingga delapan tahun. Namun, sempat tertunda karena pandemi Covid-19,” ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved