Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Blora

Disdik Blora Ngotot Usulkan Ada SLB Negeri di Kecamatan Kunduran, Ini Alasannya

Seribuan anak tidak sekolah (ATS) di Kabupaten Blora merupakan anak berkebutuhan khusus (ABK).

Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/M IQBAL SHUKRI
SLB NEGERI - Sekretaris Disdik Kabupaten Blora, Nuril Huda. Disdik terus berupaya mengusulkan pendirian SLB Negeri di Kecamatan Kunduran agar sekaligus bisa menekan angka ATS tidak sekolah di Blora. 

TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Seribuan anak tidak sekolah (ATS) di Kabupaten Blora merupakan anak berkebutuhan khusus (ABK).

Berdasarkan data Disdik Kabupaten Blora, jumlah ATS pada 2025 mencapai sekira 3.769 orang.

30 persen dari angka ATS itu merupakan ABK.

Baca juga: 21.978 Peserta BPJS PBI Blora Dinonaktifkan, Warga Miskin Bisa Berobat Pakai SKTM di RSUD

Baca juga: Pasar Sido Makmur Blora Uji Coba E-Parkir, Siap Dongkrak PAD Hingga 5 Kali Lipat

Sebagai upaya menekan angka ATS, utamanya yang berlatarbelakang ABK, kehadiran SLB bisa menjadi salah satu solusi.

Sekretaris Disdik Kabupaten Blora, Nuril Huda mengatakan, pembangunan SLB merupakan kewenangan Pemprov Jateng.

Nuril menyampaikan, sudah sempat mengusulkan pendirian SLB di beberapa kecamatan di Blora.

"Untuk yang diusulkan itu agar SLB ada di Kecamatan Kunduran."

"Sementara ini secara penyebaran sebenarnya sudah banyak SLB di beberapa kecamatan, hanya saja yang SLB negeri masih terbatas."

"Di Blora itu kalau nggak salah yang belum itu hanya beberapa kecamatan."

"Di Kecamatan Cepu, Randublatung, Banjarejo, Blora, dan Ngawen itu sudah ada."

"Ditambah beberapa SLB swasta juga sudah banyak," jelasnya, Rabu (9/7/2025).

Nuril menyampaikan, idealnya SLB ada di setiap kecamatan.

Jika lokasi SLB semakin dekat dengan ABK, angka ATS yang berlatarbelakang dari ABK dapat ditekan.

"Minimal di setiap kecamatan harus ada."

"Karena anak-anak berkebutuhan khusus itu tidak mungkin jauh dengan SLB, harus dekat itu," paparnya. (*)

Baca juga: Tangis Syukur Siswanto Buruh Tani Bandungan Semarang, Anaknya Lolos di Sekolah Kemitraan

Baca juga: Gratis Loh! Wawali Tegal Imbau Kendaraan Barang dan Penumpang Uji KIR demi Keselamatan

Baca juga: Viral Aksi Lempar Batu ke KA Sancaka, PT KAI Daop IV Semarang: Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun

Baca juga: Sehari Bisa 300 Porsi, Inilah Warung Viral Juragan Petis di Pati, Best Seller Iga Bakarnya

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved