Jumat, 1 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Viral Bupati Gunungkidul Lempar Asbak Kaca hingga Pecah ke Seorang Pria, Apa Kesalahannya?

Viral di media sosial video Bupati Gunungkidul, Endah Subekti, melempar asbak kaca hingga pecah di hadapan seorang pelaku penipuan

Tayang: | Diperbarui:
Editor: muslimah
Instagram Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih
TEMUI PELAKU. Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih saat menemui pelaku di rumahnya, pada Minggu (13/7/2025) malam. Video Endah Subkti marah ke pelaku penipuan pun viral di media sosial.  

TRIBUNJATENG.COM - Viral di media sosial video Bupati Gunungkidul, Endah Subekti, melempar asbak kaca hingga pecah di hadapan seorang pelaku penipuan.

Saat itu, Endah mendatangi langsung rumah si penipu.

Sosok pria penipu tersebut bernama Budi.

Ia bukan berasal dari Gunungkidul melainkan warga Kediri, Jawa Timur.

Sedangkan tempat tinggalnya di Kapanewon Playen, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Baca juga: Sosok Siswa SMA di Garut yang Akhiri Hidup Diduga karena Dibully, Curhat Ibu dan Kata Pihak Sekolah

Baca juga: Hubungan Lisa Mariana dengan Pria Bertato dalam Video Syurnya, Sudah Diperiksa Lebih Dulu

Endah Subekti tak bisa menahan amarahnya karena tak terima warga Gunungkidul menjadi korban penipuan. Apalagi, pelaku mencatut namanya.

Ngaku Timses hingga Anggota BIN

Dalam menjalankan aksi penipuan, Budi berpura-pura menjadi tim sukses Endah Subekti dan anggota Badan Intelijen Negara (BIN).

Budi menjanjikan seorang kepala dukuh jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN). Syaratnya, korban harus membayar Rp 10 juta.

Kanit Pidsus Satreskrim Polres Gunungkidul, Iptu Andang Patriasmono, mengatakan Budi telah diamankan dan menjalani pemeriksaan.

"Hasilnya kita naikkan sidik (penyidikan) kemudian sudah tetapkan tersangka dan saat ini sudah kita lakukan penahanan," bebernya, Selasa (16/7/2025).

Gadaikan Mobil Orang Lain

Pelaku juga menggadaikan hingga menjual mobil milik warga tanpa izin.

"Tidak menutup kemungkinan nanti mengembang dengan perkara-perkara lainnya seperti yang disampaikan bu Bupati. Seperti kasus penggelapan, karena ada beberapa masyarakat di Gunungkidul yang dirugikan," tandasnya.

Sementara itu, Endah mengaku menemui pelaku di rumahnya dan telah melaporkan kasus pencatutan nama untuk menipu warga.

"Kemudian langsung kita serahkan ke Polres, karena yang punya kewenangan Polres Gunungkidul. Ternyata di luar yang bersangkutan itu melakukan penipuan bermodus menawarkan pekerjaan, yang bersangkutan juga sedang melakukan peniupan berupa menggadaikan mobil, rental mobil tetapi digadaikan hingga dijual," ucapnya.

Kedatangan Endah ke rumah pelaku agar jumlah korban tidak bertambah dan pejabat lain tidak dicatut namanya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved