Berita Kendal
Curhat Sunadi Petani Bangunrejo Kendal: Tanam 2 Kali Tapi Cuma Sekali Panen Imbas Banjir Rob
Petani di Kendal terancam tak bisa menggunakan lahan sawahnya sebagai penyambung hidup dalam beberapa tahun ke depan.
Penulis: Agus Salim Irsyadullah | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Gurat wajah Sunadi sumringah menyambut kedatangan Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Yudi Sastro saat menyapa petani di Desa Bangunrejo, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal.
Yudi datang menemui petani untuk melihat langsung area persawahan seluas 35 dari 82 hektare, yang berpotensi terdampak banjir rob.
Di lahan itu, petani terancam tak bisa menggunakan lahan sawahnya sebagai penyambung hidup dalam beberapa tahun ke depan.
Baca juga: Jepara Peringkat 24 Kota di Jawa Tengah dengan Jumlah Wisatawan Terbanyak, Disusul Kendal
Baca juga: Komposisi Persik Kendal Belum Fix, Seleksi Pemain Potensial Jalan Terus
Sunadi dan petani lain pun hanya bisa menyandarkan harapannya kepada pemerintah agar bisa mengambil langkah mitigasi.
Dia tak ingin lahan mata pencahariannya hilang terdampak bencana rob.
Rasa kekhawatiran itu bahkan mulai dirasakan Sunadi dan petani lain dari dampak luasan rob sejak beberapa tahun terakhir.
pH tanah di area sawah mulai berkurang.
Imbasnya, Sunadi hanya bisa memanen padi sekali selama setahun.
"Tanam padi setahun 2 kali, tapi sekarang masa panennya hanya bisa sekali."
"Harusnya dua kali," katanya, Jumat (18/7/2025).
Sunadi mengungkapkan, lahan sawah miliknya memang belum terendam rob.
Namun dampaknya mulai terasa lantaran sawah di seberang desa telah terkena rob.
"Termasuk hama juga, sehingga kami memohon ada bantuan pembatas bendungan agar sawah kami tidak ikut terendam rob," paparnya.
Kepala Desa Bangunrejo, Subur menerangkan, petani di desanya terpaksa mengeluarkan biaya 2 kali lipat untuk menggarap lahan sawah.
Dia pun telah mengusulkan agar segera dibangun bendungan karet untuk mencegah aliran rob semakin meluas.
"Dengan kunjungan Kementerian ini harapannya pembangunan bendungan karet bisa segera terealisasi," ujarnya.
Yudi Sastro menyatakan keprihatinannya atas kondisi lahan pertanian di Desa Bangunrejo yang terancam tenggelam dalam dekapan rob secara berkala.
Baca juga: Beras Impor Stok Tahun 2024 Akan Dibagikan kepada 68 Ribu Warga Kendal, Bulog Jamin Kualitas
Baca juga: Bulog Pastikan Pasokan Beras di Kendal Aman Pengoplos: Itu Beras Komersil
Dia menyampaikan bahwa pihaknya telah bekerja sama dengan dinas-dinas terkait untuk membangun bendungan karet.
Itu sebagai solusi pengendalian banjir rob di kawasan pertanian pesisir.
“Melalui pembangunan bendungan karet ini, air laut dapat dikendalikan dan tidak lagi masuk ke lahan pertanian,"
"Kami ingin memastikan petani di wilayah seperti Patebon dan Cepiring bisa bertani secara aman tanpa khawatir gagal panen akibat rob." ungkap Yudi Sastro.
Yudi Sastro berharap, pembangunan bendungan karet bisa segera direalisasikan agar bencana rob tidak lagi menjadi penghambat produksi pangan nasional.
"Khususnya di Kendal yang menjadi salah satu lumbung padi Jawa Tengah," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Kendal, Benny Karnadi memaparkan, luas baku sawah di Kabupaten Kendal tercatat 23.648,70 hektare, terdiri dari 22.996 hektare sawah irigasi, dan 652 hektare sawah tadah hujan.
Dari total itu, terdapat lima kecamatan di Kabupaten Kendal yang kerap terdampak rob, yakni Kecamatan Patebon, Cepiring, Brangsong, Kendal, dan Kaliwungu.
"Yang di Patebon ini salah satunya dampak rob telah sampai ke sawah-sawah warga," katanya.
Benny menuturkan, pihaknya juga akan langsung berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mengusulkan pembangunan bendungan karet mencegah dampak luasan banjir rob.
"Sesuai yang diminta warga, bahwa Kementerian Pertanian memberikan kesempatan kepada kami untuk secepatnya mengajukan pembangunan itu," tandasnya. (*)
Baca juga: Agustina Gandeng KPK Benahi Internal Pemkot Semarang: Kepercayaan Publik adalah Modal Utama
Baca juga: 436.986 Pekerja di Jateng Sudah Terima BSU Rp600 Ribu, 31 Persen yang Belum
Baca juga: Nasib Pilu 5 Bocah Banyumas Kini Berstatus Yatim Piatu, Orangtua Meninggal Kecelakaan
Baca juga: Kasus LSL Meningkat di Kota Semarang, Dinkes: Kelompok Risiko Tertinggi Penularan HIV
Kendal
Banjir Rob Kendal
Dampak Rob Kendal
petani kendal
bendungan karet
Kementerian Pertanian
Pemkab Kendal
Kepala Desa Bangunrejo
Benny Karnadi
Yudi Sastro
Pertanian
Tribunjateng.com
tribun jateng
| Sumringah Warga Krajankulon Kendal, 684 KK Terima Bantuan Beras dan Minyak Goreng |
|
|---|
| Bupati Tika Usung Konsep Kendal Cekatan sebagai Motor Penggerak Pembangunan |
|
|---|
| Kisah Pedagang Soto Sisihkan Rp200 Ribu Tiap Hari Kini Lenyap di Koperasi BMJ Kendal |
|
|---|
| Asa Ma'rifah Bertahan Ajar 28 Murid di SD 4 Sendangkulon Kendal, Bupati Tika Siapkan Bantuan |
|
|---|
| Pemkab Kendal Santuni Korban Kebakaran Rumah Desa Bulak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250718-_-Kementerian-Pertanian-Cek-Sawah-Terdampak-Rob-Kendal.jpg)