Berita Kudus
Museum Situs Purbakala Patiayam Kudus Diusulkan Jadi Cagar Budaya Nasional
Museum Situs Purbakala Patiayam di Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus diusulkan menjadi cagar budaya nasional.
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Museum Situs Purbakala Patiayam di Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus diusulkan menjadi cagar budaya nasional.
Potensi koleksi melimpah dan beraneka ragam yang tersimpan dinilai sudah cukup menjadi situs cagar budaya berskala nasional.
Ketua Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Nasional, Surya Helmi dalam kunjungannya di Kabupaten Kudus mengatakan, pengajuan Museum Situs Purbakala Patiayam sebagai cagar budaya nasional diharapkan bisa terlaksana di tahun ini.
Baca juga: Peringati Hari Bhayangkara Ke-79, Ribuan Warga Kudus Padati Alun-Alun Simpang 7
Baca juga: Trotoar Kudus Disulap Jadi "Cafe Outdoor": DPRD Soroti Semrawutnya Hak Pejalan Kaki
Sebab, menurut dia, potensi penemuan fosil purba yang tersaji di Museum Situs Purbakala Patiayam disebut sudah layak menjadi cagar budaya nasional hingga dunia.
"Kami menyempatkan diri datang ke sini (Kudus), untuk pengajuan cagar budaya nasional sudah ditetapkan dan harus dimulai dari bawah."
"Jadi diajukan dari tingkat kabupaten, provinsi, lalu nasional," terangnya.
Pihaknya berharap agar Pemkab Kudus segera mengajukan usulan peningkatan status situs Patiayam ke tingkat nasional tahun ini.
Besarnya potensi yang ada tidak menutup kemungkinan menjadikan Museum Situs Purbakala Patiayam menjadi cagar budaya dunia di masa depan.
Dia mengapresiasi keberadaan Museum Situs Purbakala Patiayam yang dinilai memiliki penataan dan perhatian dari pemerintah daerah cukup baik.
Sehingga bisa berkembang lebih maju dan semakin banyak koleksi-koleksi purba yang bisa diamankan dan dikaji.
Surya menyebut, temuan koleksi di Museum Situs Purbakala Patiayam hampir sama dengan Museum Sangiran dan Bumiayu.
Jika terus dikembangkan, nantinya akan lebih banyak koleksi-koleksi yang bisa disajikan sebagai bahan pengetahuan dan edukasi di Museum Patiayam.
Baca juga: Kejatuhan Durian Runtuh Nih, Nasabah BRI Warga Desa Setrokalangan Kudus Dapat Hadiah Mobil
Baca juga: Kondisi Atap SDN 5 Ngembalrejo Kudus Makin Tragis, Padahal Sudah 3 Kali Ajukan Perbaikan
"Diduga di masa lalu terjadi migrasi antara binatang dan manusia."
"Memang manusia jarang ditemukan di sini, berbeda dengan Sangiran yang sudah ada fosil manusianya."
"Bukan tidak mungkin ditemukan, tapi belum ditemukan," tuturnya.
Kudus
Museum Situs Purbakala Patiayam
Museum Kudus
Cagar Budaya di Kudus
Pemkab Kudus
Surya Helmi
Mutrikah
Disbudpar Kabupaten Kudus
Tribunjateng.com
tribun jateng
museum patiayam
| Peluncuran Logo Hari Jadi ke-477 Kudus: Urup Nguripi |
|
|---|
| Saat Endhah Istri Bupati Kudus Peragakan Tari Lajur Caping Kalo: Saya Grogi |
|
|---|
| Festival Tari Lajur Caping Kalo, Upaya Kenalkan Warisan Budaya Kudus |
|
|---|
| Kudus Jadi Pusat Pembinaan Sepak Bola Perempuan Usia Dini, Yayat: Ekosistem Sudah Tumbuh |
|
|---|
| Geger Kardus Misterius di GITJ Ploso Kudus, Tim Gegana Cek Ternyata Isinya Cuma Sayuran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250718-_-TACB-Nasional-Kunjungi-Museum-Situs-Patiayam-Kudus.jpg)