Berita Kudus
Pemkab Kudus Tingkatkan Pengawasan Ternak Jelang Iduladha
Pemerintah Kabupaten Kudus meningkatkan pengawasan lalu lintas ternak menjelang Iduladha untuk mengantisipasi penyebaran penyakit.
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Pemerintah Kabupaten Kudus meningkatkan pengawasan lalu lintas ternak menjelang Iduladha.
Pengawasan ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya penularan penyakit pada hewan ternak.
Baca juga: Jelang Iduladha, DP4 Blora Pastikan Stok Sapi Kurban di Blora Aman
Kepala Bidang Peternakan dan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus Arin Nikmah mengatakan, peningkatan pengawasan yang pihaknya lakukan telah berlangsung sejak pekan ketiga April 2026.
Pengawasan tersebut akan terus dilakukan sampai menjelang Iduladha.
“Pengawasan ini termasuk memantau hewan ternak yang masuk dari luar daerah. Karena masih ditemukan ada kasus Penyakit Mulut dan Kuku atau PMK sebanyak 22 kasus sepanjang Januari sampai April 2026,” kata Arin.
Arin melanjutkan, pengawasan yang pihaknya lakukan menyasar ke pedagang ternak dan ke pasar hewan.
Selain itu pengawasan juga pihaknya lakukan dengan meninjau langsung ke kandang milik peternak.
Dalam hal pengawasan, pihaknya telah memetakan terdapat 18 titik lokasi yang menjadi fokus pemantauan. Lokasi tersebut meliputi kandang pedagang dan peternak yang memiliki aktivitas jual beli tinggi, terutama saat terjadi lonjakan populasi menjelang Iduladha.
Pada musim Iduladha tahun ini, Arin memperkirakan populasi hewan ternak di Kudus akan mengalami lonjakan.
Misalnya untuk sapi diperkirakan mencapai 4.583 ekor. Untuk kerbau diperkirakan akan tembus sampai 3.654 ekor.
Sedangkan kambing populasinya diperkirakan bisa mencapai 38.900 ekor dan domba diperkirakan tembus 17.500 ekor.
Untuk mengantisipasi terjadinya penyakit pada hewan ternak, utamanya PMK, pihaknya telah melakukan vaksinasi PMK sebanyak 1.500 dosis untuk sapi dan kerbau sepanjang Januari sampai April.
Pihaknya juga menyiapkan pelayanan pemotongan hewan kurban yang di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) yang telah memiliki sertifikat halal yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.
“Kami juga membentuk tim teknis petugas khusus Iduladha yang bertugas melakukan pendampingan di lokasi pemotongan hewan misalnya di masjid, sekolah, perkantoran, dan instansi lain. Tim ini memastikan pelaksanaan pemeriksaan antemortem dan postmortem berjalan sesuai prosedur,” kata Arin.
Baca juga: Geliat Peternak Hewan Kurban di Blora Jelang Momen Iduladha, Kasno Fokus Spesialis Jual Sapi Jumbo
Pihaknya juga berkolaborasi dengan Juru Sembelih Halal (Juleha Kudus) dalam menyongsong Iduladha.
Sebelumnya telah digelar pelatihan penyembelihan hewan melalui Juleha pada April lalu yang diikuti sebanyak 185 peserta.
“Kami juga akan menyelenggarakan pelatihan serupa dengan menggandeng Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah dalam waktu dekat ini,” kata dia. (Goz)
| Diduga Diserang Sekolah Lain, Kepsek SMKN 2 Kudus Datangi Kantor Polisi |
|
|---|
| Kompetisi Panahan Usia Dini Bakal Rutin Digelar di Kudus |
|
|---|
| Bupati Kudus Dorong Penguatan Sport Tourism melalui Berbagai Even Olahraga |
|
|---|
| Potret Kemiskinan di Kudus: Tinggal di Rumah Bedeng, Anak Putus Sekolah |
|
|---|
| Sam’ani Komitmen Bawa Pendidikan di Kudus Relevan dengan Perkembangan Zaman |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250729_Arin-Nikmah.jpg)