Berita Semarang
Mei Fatimah Merasa Haru Saat Kunjungi Rumah Anak Surga Semarang
Begitu kami datang, anak-anak langsung menyambut. Yang cowok memanggil ayah, yang cewek memanggil ibu. Rasanya hati ini langsung terenyuh
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: Catur waskito Edy
“Kami tidak hanya mengasuh mereka, tapi juga mendidik. Dari bangun tidur hingga malam, ada rutinitas yang mendukung perkembangan anak," ujarnya.
"Pagi mereka juga dibacakan Asmaul Husna, berdoa, belajar bahasa Inggris, hingga bermain. Kami ingin mereka tumbuh seperti anak-anak lain, dengan cinta dan kesempatan yang sama,” sambungnya.
Saat ini, 20 anak berusia 2 minggu hingga 2 tahun tinggal di sini. Beberapa datang dari Jawa Barat dan Jawa Timur.
Latar belakang mereka beragam: ada yang lahir dari kehamilan tak diinginkan, ada yang memiliki sakit jantung bawaan, ada pula yang menjadi korban kekerasan rumah tangga.
Namun di Rumah Anak Surga, mereka mendapat ruang untuk tumbuh dengan penuh perhatian dan kasih sayang.
“Semua pengasuh di sini perempuan. Jadi ketika ada pengunjung laki-laki datang, mereka spontan memanggil ‘bapak’. Anak-anak ini memang merindukan figur ayah dan ibu,” jelas Melisa.
Rumah Anak Surga terbuka untuk siapa pun yang ingin berbagi kasih, namun dengan aturan ketat demi kesehatan anak-anak, seperti larangan merokok sebelum datang atau mencium bayi.
“Kami ingin memastikan anak-anak ini tetap sehat. Mereka butuh cinta, tapi juga perlindungan,” lanjutnya.
Hari Anak Nasional adalah pengingat bahwa setiap anak berhak merasakan kehangatan keluarga.
Di Rumah Anak Surga, kasih sayang mengalir dalam bentuk paling sederhan pelukan, doa, dan perhatian, betapa cinta yang tulus mampu membuat ruang sederhana terasa begitu megah di hati. (Rad)
Baca juga: Dewan Dorong Segera Dilakukan Pengisian Perangkat Desa di Karanganyar
Baca juga: Penyebab Kecelakaan Tol Kendal: Mobil Listrik Pacu Kecepatan Tinggi, Sopir Diduga Microsleep
Baca juga: Gempa M 2.7 di Kabumen Jateng Hari Ini,Cek Pusat Gempa Terkini 2 Menit yang Lalu Kedalaman 10 Km
| Modal Jajan dan Parkir di Semarang, Warga Bisa Bawa Pulang iPhone 17 Pro Max di Program Ijolke 2026! |
|
|---|
| Dugaan Invoice Palsu di Pusaran Kasus Sritex, Pengacara: Bank DKI Harusnya Bisa Selamat |
|
|---|
| Hadapi El Nino, Pemkot Semarang Siapkan Cadangan 1 Juta Liter Air |
|
|---|
| Di Balik PROPER Hijau PLN Tambak Lorok, Ada Upaya Senyap Menjaga Lingkungan dan Mengubah Wajah Desa |
|
|---|
| Semarang Bakal Jadi Tuan Rumah Dialog Nasional Terkait MBG, Tiga SPPG Jadi Percontohan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250719-Rumah-Anak-Surga.jpg)