Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Penemuan Mayat di Pati

Petaka Seks Menyimpang Pati: Threesome Berujung Pembunuhan Sadis

Kasus petaka seks menyimpang Pati terbongkar. Hubungan threesome berubah jadi tragedi berdarah hingga tewaskan satu orang.

Tayang:
TRIBUNJATENG/Mazka Hauzan Naufal
MINTA KETERANGAN PELAKU - Kapolresta Pati Kombespol Jaka Wahyudi meminta keterangan dari Adi Wibisono (34) dalam konferensi pers di Mapolresta Pati, Rabu (30/7/2025). Adi merupakan tersangka pelaku pembunuhan Kukuh Riyanto (34), warga Desa Beketel, Kecamatan Kayen, Pati. 

TRIBUNJATENG.COM, PATI – Sebuah kisah memilukan terungkap dari balik tragedi berdarah yang terjadi di Desa Beketel, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati.

Kasus ini bukan sekadar pembunuhan biasa, melainkan berkaitan dengan petaka seks menyimpang Pati yang melibatkan hubungan threesome antara suami, istri, dan korban.

Dalam konferensi pers yang digelar di Mapolresta Pati, Rabu (30/7/2025), polisi mengungkap motif mengejutkan dari pembunuhan Kukuh Riyanto (34).

Pelaku, Adi Wibisono (34), yang juga tinggal di desa yang sama, ternyata memiliki latar belakang hubungan seksual menyimpang dengan korban dan istrinya sendiri.

Threesome atas Dasar Kesepakatan

Adi mengaku bahwa hubungan threesome tersebut dilakukan atas permintaan sang istri.

Demi membahagiakan istrinya, Adi pun menyetujui permintaan tak lazim itu dan memilih Kukuh sebagai partner karena merupakan teman dekat sekaligus masih memiliki hubungan keluarga.

“Kami lakukan dua kali, bulan Mei dan Juni 2025. Semuanya direkam pakai ponsel saya,” ujar Adi.

Namun petaka dimulai ketika Adi tanpa sengaja menemukan foto-foto mesra antara istrinya dan Kukuh di ponsel sang istri.

Dalam foto itu, keduanya terlihat melakukan hubungan intim tanpa kehadiran Adi.

Ia merasa dikhianati karena mereka ‘bermain’ di belakangnya tanpa sepengetahuan dan persetujuan dirinya.

“Saya kesal waktu lihat foto mereka di kamar hotel. Harusnya tidak main sendiri,” kata Adi, terbata-bata menahan emosi.

Awal Mula Niat Membunuh Muncul

Rasa marah dan cemburu terus membara di hati Adi.

Meski sempat mencoba bersikap tenang, emosinya memuncak saat Kukuh datang ke rumahnya untuk minum bersama pada Minggu (20/7/2025) dini hari.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved