Berita Banyumas
Dugaan Kekerasan Seksual Guru Besar Unsoed: Tim Pemeriksa Batal Panggil Korban, Ada Apa?
Kekerasan seksual di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto hingga pertengahan Agustus 2025 belum ada titik terang.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: raka f pujangga
Tribunjateng/Permata Putra Sejati
KEKERASAN SEKSUAL - Sejumlah mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) saat menggelar aksi simbolik menutup mulut dengan lakban hutam di depan Patung Kuda Unsoed, Jumat (25/7/2025). Mereka menuntut kampus bertindak tegas dan transparan dalam menangani dugaan kasus kekerasan seksual yang melibatkan seorang oknum guru besar.
Surat tersebut juga menjadi dasar diterbitkannya SK Menteri Nomor 64 Tahun 2025 tentang pendelegasian pembentukan tim pemeriksa dugaan pelanggaran disiplin PNS di lingkungan Unsoed.
Rektor kemudian menindaklanjuti dengan menerbitkan SK membentuk Tim Pemeriksa Dugaan Pelanggaran Disiplin PNS di Fisip Unsoed.
Seiring waktu berjalan, ketidakjelasan alur pemeriksaan, termasuk batalnya pemanggilan pelapor, menimbulkan pertanyaan publik mengenai transparansi dan keseriusan penanganan dugaan kekerasan seksual ini. (jti)
Berita Terkait:#Berita Banyumas
| Presiden Prabowo Puji Pengolahan Sampah di Banyumas, Dorong Sistem Sederhana tapi Efektif |
|
|---|
| Pusat Perbelanjaan di Purwokerto Diduga Diskriminasi kepada Pengguna Hijab, Ini yang Dilakukan MUI |
|
|---|
| Daftar Lengkap KA yang Dibatalkan di Wilayah Daop 5 Purwokerto, Update 27 - 28 April 2026 |
|
|---|
| MUI Banyumas Siapkan Tim Tabayyun Usut Dugaan "Silent" Diskriminasi Hijab di Tempat Kerja |
|
|---|
| Presiden Prabowo Akan Tinjau TPST BLE Kaliori, Banyumas Jadi Sorotan Nasional Pengelolaan Sampah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250819_Kasus-kekerasan-seksual-guru-besar-Unsoed_1.jpg)