Kamis, 21 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Bukti Susahnya Dapat Kerja Meski Fresh Graduate, Putri Alumnus Undip Kirim 80 Lamaran Hasil Nihil

Putri (22), fresh graduate Administrasi Publik Undip Semarang merasakan langsung sulitnya menembus dunia kerja.

Tayang:
Editor: deni setiawan
KOMPAS.COM/Titis Anis Fauziyah
JOB FAIR - Ribuan warga Jawa Tengah berebut melamar lowongan kerja di job fair di Kantor Disnakertrans Jateng, Kota Semarang, Kamis (21/8/2025). Job fair yang berlangsung hingga 22 Agustus 2025 ini menawarkan 6.654 lowongan dengan 288 posisi dari 43 perusahaan. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Kisah Putri, alumnus Undip Semarang ini menjadi salah satu bukti nyata susahnya seseorang mendapatkan pekerjaan.

Meskipun berstatus fresh graduate, belum jaminan dia dapat langsung memperoleh pekerjaan, terlebih yang diinginkan atau sesuai passionnya.

Setidaknya ini pula bukti bahwa masih tingginya angka pengangguran di Indonesia, termasuk di Jawa Tengah.

Jumlah lowongan masih berbanding terbalik dengan pencari pekerjanya.

Baca juga: Alasan Warga Semarang Nyaman Pakai Gas Alam PGN, Tak Perlu Repot Gonta-ganti Tabung

Baca juga: Job Fair Semarang Diserbu Pencari Kerja, Usia 49 Tahun Masih Beradu Nasib

Mencari kerja bukan perkara mudah, terutama bagi lulusan baru.

Putri (22), fresh graduate Administrasi Publik Undip Semarang merasakan langsung sulitnya menembus dunia kerja.

Sejak lulus pada Mei 2025, dia sudah mengirim lebih dari 80 lamaran ke berbagai perusahaan di Indonesia.

Namun hasilnya nihil.

“Hampir semua peluang aku coba."

"Biasanya untuk fresh graduate tulisannya all major."

"Jadi aku coba saja semua."

"Tapi sampai sekarang belum ada yang diterima,” kata Putri di Job Fair Kantor Disnakertrans Jateng, Kamis (21/8/2025).

Putri menceritakan, beberapa kali dia dipanggil untuk wawancara maupun psikotes, namun gagal di tahap akhir.

Menurutnya, kesulitan ini juga dialami banyak teman seangkatannya.

Baca juga: Pemkot Semarang Usulkan Seluruh Pegawai Non ASN Jadi PPPK Paruh Waktu

Baca juga: 540 Kasus Pemilik Warung Kena Somasi & Denda Gegara Siaran Sepakbola, Terbaru di Semarang dan Madiun

“Alhamdulillah sudah ada panggilan interview, ada juga psikotes beberapa kali, tapi belum rezekinya."

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved