Bisnis dan Keuangan
Pasar Kripto Kembali Anjlok, Cerita Trader Semarang Rugi Hingga 8 Persen
Pasar aset kripto kembali melemah tajam dalam 24 jam terakhir. Begini cerita pengalaman trader yang mengalami kerugian.
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: M Zainal Arifin
"Biasanya kalau harga turun saya beli, tapi sekarang saya enggak berani. Aset saya biarkan dulu, saya yakin nanti naik," ujarnya.
Senada, Trader lain asal Semarang, Widhi juga memilih tidak menambah aset pada penurunan kali ini.
Baca juga: Investor Asing Wait and See Masuk Pasar Keuangan RI, Ada Peluang di Pasar Saham
Dia lebih memilih untuk mengamankan modal terlebih dahulu.
Pasalnya, koreksi pasar kripto kali ini, dia mengaku merugi sekitar 5,9 persen.
Ia menyebut kondisi ini sudah menjadi risiko yang biasa dihadapi pelaku kripto.
"Kerugian ini sudah menjadi risiko. Kalau lagi untung bisa banyak, begitu juga rugi. Turunnya bitcoin memang berpengaruh ke semua koin lain," katanya.
Widhi menilai volatilitas Bitcoin semakin tinggi. Kini, dirinya memilih fokus pada aset yang lebih stabil seperti ETH dan BNB.
"Akhir-akhir ini, Bitcoin naik-turunnya sangat fluktuatif. Sekarang saya fokus ke ETH dan BNB. Meski turun, tapi tidak sedalam Bitcoin," tuturnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251104_Pasar-Kripto.jpg)