Berita Internasional
Pria Ini Rela Tinggal di Mobil Selama 3 Tahun Terakhir demi Keluarga
Di China, seorang pria memilih tinggal di mobilnya selama hampir tiga tahun terakhir.
TRIBUNJATENG.COM - Di China, seorang pria memilih tinggal di mobilnya selama hampir tiga tahun terakhir.
Pria itu melakukannya demi menghemat biaya hidup di kota besar.
Menurutnya, keputusan tersebut justru memberi kenyamanan dan ketenangan yang tidak ia temukan saat menyewa apartemen.
Baca juga: Militer Israel Kembali Gempur Gaza, Saling Tuding Langgar Gecatan Senjata
Yin (38) seorang programmer di Beijing.
"Selama tiga tahun terakhir saya tinggal di dalam mobil," ujar Yin, seperti dikutip dari South China Morning Post (SCMP).
"Selama mobilnya cukup luas dan stasiun pengisian daya mudah ditemukan, pengalaman ini tak kalah nyaman dibanding menginap di hotel," lanjutnya.
Yin bekerja di Beijing pada hari kerja dan pulang ke rumahnya di Tianjin setiap akhir pekan.
Jarak antara dua kota ini sekitar 130 kilometer.
Ia biasa bangun pukul 05.30 setiap Senin untuk menempuh perjalanan ke Beijing, lalu kembali ke Tianjin pada Jumat sore.
Sebelum tinggal di dalam mobil, Yin sempat menyewa apartemen di Beijing dengan biaya sekitar 2.500 yuan per bulan (sekitar Rp5,7 juta).
Namun, pada pertengahan 2022, ia memutuskan mengganti kendaraannya dengan mobil listrik berukuran lebih besar.
Ia juga mulai memodifikasi interiornya agar layak ditinggali.
Kini, mobil tersebut telah dilengkapi kasur kecil, peralatan masak elektrik, bahkan sistem karaoke.
Ia juga memanfaatkan ruang di dalam mobil sebagai tempat bekerja dan berkomunikasi dengan keluarga.
"Aktivitas saya setelah bekerja biasanya menonton TV, karaoke, dan menelepon keluarga. Saya juga kadang-kadang meng-coding. Tidak punya hobi lain seperti main game," katanya.
| Trump Klaim "Kemenangan", Sinyal Militer AS Bakal Cabut dari Iran? |
|
|---|
| Spekulasi Pidato Netanyahu Punya "6 Jari": Benarkah PM Israel Gunakan AI untuk Tutupi Kematian? |
|
|---|
| USS Abraham Lincoln: Mengenal Lebih Dekat Pangkalan Udara Terapung Paling Mematikan Milik Amerika |
|
|---|
| Amerika Bantu Israel Serang Iran, Ini Kata Presiden Donald Trump |
|
|---|
| Pesawat Militer Jatuh Tewaskan 11 Orang, Warga Rebutan Muatan Uang yang Berhamburan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251020_tinggal-di-mobil-demi-berhemat.jpg)