Rabu, 17 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Internasional

Seekor Gajah Mengamuk Tewaskan 17 Orang Termasuk 4 Sekeluarga

"Gajah itu menjadi ganas setelah gelap, menyerang rumah dan penduduk desa."

Tayang:
Penulis: Sof | Editor: M Syofri Kurniawan
KOMPAS.COM/ISTIMEWA
ILUSTRASI GAJAH: Seekor gajah yang mengamuk mengakibatkan sedikitnya 17 orang tewas di tengah meningkatnya konflik antara manusia dan hewan di India bagian timur. ( Unsplash) 

TRIBUNJATENG.COM - Sedikitnya 17 orang tewas akibat amukan gajah di tengah meningkatnya konflik antara manusia dan hewan di India bagian timur. 

Disampaikan pihak berwenang di negara bagian Jharkhand, seekor gajah jantan dewasa telah melakukan setidaknya selusin serangan dalam tujuh hari di seluruh kawasan hutan Saranda.  

Binatang tersebut menewaskan 13 orang dalam dua hari, termasuk empat anggota sebuah keluarga, dalam serangan terpisah di distrik West Singhbhum.

Baca juga: Pria Ini Hampir Meninggal Dunia karena Jalani Tradisi Tidur di Ranjang Mendiang Ibunya

Petugas kehutanan Aditya Narayan mengatakan, gajah jantan itu bergerak secara liar di wilayah tersebut selama beberapa hari dan mengubah lokasinya dengan cepat.

Kondisi ini membuat petugas kesulitan untuk melacaknya.

"Gajah itu tampaknya telah mengamuk dan fokus kami sekarang adalah untuk menenangkannya sesegera mungkin," bunyi pernyataan pihak berwenang, dikutip dari Times of India.

"Kami yakin, ia sedang dalam masa musth, yang menjelaskan peningkatan agresinya. Kami berusaha sebaik mungkin untuk mengendalikan situasi,” sambungnya.

Musth adalah kondisi periodik pada gajah jantan yang ditandai dengan peningkatan agresi dan lonjakan hormon reproduksi.

Dinas kehutanan dilaporkan telah mengerahkan sekitar 80 personel untuk mengendalikan hewan tersebut dan mengarahkannya ke lokasi yang lebih aman.  

Para ahli dari Benggala Barat juga telah dilibatkan untuk mengarahkan gajah tersebut kembali ke hutan.

Warga desa mengatakan, penduduk di wilayahnya diliputi rasa takut, dengan keluarga-keluarga tetap berada di dalam rumah.

Mereka menyuarakan kekhawatiran khusus akan keselamatan anak-anak dan orang tua.  

Pihak berwenang telah mendesak warga untuk menghindari daerah berhutan dan tetap waspada.

Kepala konservator hutan regional, Smita Pankaj mengatakan, pola serangan gajah tetap konsisten.

"Gajah itu menjadi ganas setelah gelap, menyerang rumah dan penduduk desa," jelas dia.  

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
3 - 1
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
1 - 4
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
Live
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
VS
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved