Minggu, 26 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jateng

80 Persen Tulang Punggung PAD Pemprov Jateng Terganjal Program Pemerintah Pusat

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kesulitan dalam menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) berbasis pajak

Penulis: iwan Arifianto | Editor: muh radlis
IST
SUSUN PENDAPATAN- Gubernur Jateng Ahmad Luthfi memimpin rapat penyusunan rencana anggaran pendapatan provinsi Jateng tahun 2027. Proses penyusunan di lakukan di Kota Solo, Selasa (7/4/2026). Pemprov Jateng selama ini kesulitan mengakselerasi pendapatan pajak konsumsi karena terbentuk program pemerintah pusat. Dok Pemprov Jateng 

Rapat penyusunan itu dihadiri langsung oleh Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin, Sekda Jateng Sumarno, Kepala Dinas atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala BUMD, Kepala Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), DPRD dan lainnya.

Luthfi dalam rapat itu menekankan,pendapatan daerah tidak boleh stagnan, sebaliknya pendapatan harus dikejar dan mencapai target Tencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Luthfi sendiri melakukan berbagai langkah untuk menggenjot pendapatan daerah seperti melalui mekanisme penguatan riset potensi berbasis kewilayahan, integrasi tata kelola Samsat, sinergi penerimaan PAD, monitoring dan pengamanan aset daerah.

Ia meminta para kepala dinas dan kepala BUMD dan BLUD untuk meningkatkan efisiensi operasional dan peningkatan kinerja dan tata kelola yang baik.

"Langkah itu perlu dilakukan di tengah tekanan berkurangnya transfer daerah dan dana bagi hasil," jelasnya.

Ketua DPRD Jateng, Sumanto medukung postur pendapatan yang disusun pemerintah provinsi Jateng.

"Kami berharap pemda bersama DPRD, OPD, BUMD dan BLUD bisa merumuskan terobosan baru sebagai langkah memperluas pendapatan daerah," terangnya. (Iwn)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved