Sabtu, 2 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Banyumas

Miris! Warga Banyumas Ternyata Lebih Pilih Merokok Daripada Belanja Telur dan Daging

Data BPS Kabupaten Banyumas mengungkap fakta masyarakat lebih memprioritaskan rokok dibandingkan asupan protein seperti telur, daging dan ikan.

Tayang:
Penulis: Raf | Editor: raka f pujangga
TRIBUN JATENG/Rifqi Gozali
ROKOK - Sejumlah rokok hasil penindakan dari Kantor Bea Cukai Kudus. Data terbaru BPS Kabupaten Banyumas mengungkap fakta mengejutkan mengenai pola konsumsi masyarakat yang lebih memprioritaskan rokok dan tembakau dibandingkan asupan protein seperti telur, daging, dan ikan. 

Terhadap stunting, pengaruh rokok ada yang menjadi penyebab langsung dan tidak langsung. 

Penyebab tidak langsung misalnya, masyarakat lebih memilih beli rokok dibandingkan untuk membeli telur.

"Konsumsi rokok ini menurut BPS masih menduduki peringkat lima besar mengalahkan telur. Padahal telur ini merupakan nutrisi atau makanan untuk mencegah stunting," jelasnya. 

Sito mengatakan, untuk penyebab langsungnya karena asap rokok mengandung karbon monoksida yang bisa terikat di dalam hemoglobin. 

Padahal dalam perkembangan anak faktor yang mempengaruhi adalah keterikatan antara hemoglobin dan oksigen. 

"Jadi kalau ada dua yang menempel antara oksigen dan karbon monoksida, maka yang menempel lebih kuat adalah karbon monoksida. 

Oleh karena itu, menurut Sito, jika ada balita dengan keluarga perokok maka resiko terjadinya stunting lebih besar dibandingkan yang tidak.

Baca juga: Desa Kasegeran di Banyumas Jadi Percontohan Desa Bebas Asap Rokok, Kades: Anak-anak Lebih Sehat

Terkecuali jika merokoknya dilakukan di luar rumah.

Kemudian masuk rumah mandi, ganti baju, dan baru pegang anak.

"Karena secara teori, nikotin ini masih menempel di baju selama lebih dari 3 jam," ungkapnya. (fba)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved