Rabu, 27 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kesehatan

Mengenal Brucellosis, Penyakit Menular dari Hewan yang Bisa Menginfeksi Manusia Jelang Iduladha

Brucellosis menjadi salah satu penyakit zoonosis yang perlu diwaspadai masyarakat, terutama para peternak dan konsumen produk hewani mentah.

Tayang:
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/iwan Arifianto
WASPADA PENYAKIT - Kepala Balai Besar Veteriner (BBV) Wates, Nur Saptahidhayat meminta pemerintah provinsi Jawa Tengah agar waspada terkait potensi munculnya penyakit hewan ternak brucellosis. Hal ini disampaikan saat di kantor Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah, Ungaran, Kabupaten Semarang, Jumat (22/5/2026). 

Pencegahan brucellosis dapat dilakukan dengan memastikan seluruh produk susu dan daging dikonsumsi dalam kondisi matang atau sudah melalui proses pasteurisasi.

Masyarakat juga diimbau tidak mengonsumsi susu mentah secara langsung karena berisiko membawa bakteri berbahaya.

Bagi peternak dan tenaga medis hewan, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) saat menangani ternak sangat dianjurkan untuk mengurangi risiko penularan.

Pada hewan ternak, brucellosis dikenal sebagai penyakit keluron menular atau penyakit Bang.

Infeksi ini dapat menyebabkan keguguran pada hewan bunting, terutama saat usia kebuntingan memasuki lima hingga delapan bulan.

Selain keguguran, penyakit ini juga menyebabkan penurunan produksi susu dan gangguan kesuburan hingga kemandulan pada ternak.

Kondisi tersebut membuat brucellosis menjadi ancaman serius bagi industri peternakan karena berdampak langsung terhadap produktivitas dan ekonomi peternak.

 

Jateng Waspada

Kepala Balai Besar Veteriner (BBV) Wates, Nur Saptahidhayat meminta pemerintah provinsi Jawa Tengah agar waspada terkait Potensi munculnya penyakit hewan ternak brucellosis.

Penyakit ini berbahaya bagi hewan karena bisa menyebabkan gangguan reproduksi serius seperti keguguran dan kemandulan.

Penyakit yang dipicu oleh Bakteri Brucella ini juga dapat menginfeksi manusia sehingga hewan terinfeksi harus segera dipotong.

"Sekarang penyakit hewan  mulai naik yang dilaporkan adalah brucellosis, ini harus hati-hati, misal ada laporan kami akan segera meresponnya," ujar Sapto, sapaannya, saat memberikan paparnya dalam acara apel siaga petugas peternakan di Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah, Ungaran, Kabupaten Semarang, Jumat (22/5/2026).

Sapto menyebut, kasus hewan ternak terinfeksi brucellosis sebenarnya masih cukup rendah yakni beberapa ekor hewan saja di pulau Jawa.

Bahkan, di Jawa Tengah sejauh ini belum ada laporan soal kasus ini. Kendati begitu, ia meminta pemerintah daerah untuk mewaspadainya. 

"Tadi mumpung ada pak sekda Jateng dan Bupati maka kami sampaikan agar daerah kalau bisa menyiapkan anggFan untuk biaya pemotongan reaktor saat hewan terpapar brucellosis," ungkapnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved