Jumat, 12 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kesehatan

Sejarah Baru, Formula Anti-Aging Tak Perlu Impor Lagi, Kini Diproduksi Massal di Laboratorium ITB

Industri kecantikan tanah air bersiap mencetak sejarah baru dalam peta kemandirian bahan baku nasional.

Tayang:
Penulis: Raf | Editor: raka f pujangga
TRIBUN JATENG/dok Istimewa ITB
KERJA SAMA - Merek inovasi kecantikan, Euterria, secara resmi mengumumkan kolaborasi strategis dengan Kelompok Keahlian Kimia Organik, FMIPA, Institut Teknologi Bandung (ITB). Formula aktif anti aging kini tak perlu lagi impor, tetapi sudah bisa diproduksi lokal. 

TRIBUNJATENG.COM, BANDUNG –  Industri kecantikan tanah air bersiap mencetak sejarah baru dalam peta kemandirian bahan baku nasional.

Melalui penguasaan teknologi mutakhir di laboratorium Kelompok Keahlian Kimia Organik FMIPA Institut Teknologi Bandung (ITB), formula aktif anti-kerut (peptida) premium kini tidak lagi bergantung pada pasokan impor.

Namun Peptida itu mulai diproduksi massal secara mandiri di dalam negeri untuk mengawal era baru kosmetik hulu-hilir berbasis sains global.

Baca juga: Dua Mahasiswa Matematika Unsoed Raih Medali Perak pada MaG-Day ITB 2026

Merek inovasi kecantikan, Euterria, secara resmi mengumumkan kolaborasi strategis dengan Kelompok Keahlian Kimia Organik, FMIPA, Institut Teknologi Bandung (ITB). 

Kerja sama ini bertujuan untuk melakukan riset, pengembangan, hingga produksi massal dua bahan aktif anti-aging premium: Palmitoyl Tripeptide-5 dan Palmitoyl Tripeptide-38.

Langkah berani ini diproyeksikan akan mencetak sejarah baru sebagai produksi peptida kosmetik komersial skala industri pertama yang dikembangkan sepenuhnya secara lokal di Indonesia.

 

Hingga saat ini, industri kosmetik nasional masih mengalami ketergantungan yang sangat tinggi terhadap bahan baku aktif impor, khususnya peptida—rantai asam amino penyusun kolagen yang menjadi motor utama produk penuaan dini (anti-aging).

Melalui kemitraan hilirisasi riset ini, Euterria dan Kimia ITB berkomitmen untuk mewujudkan kemandirian bahan baku kosmetik dalam negeri sekaligus meningkatkan nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Sinergi Sains Tinggi dan Industri Kosmetik

Palmitoyl Tripeptide-5 dikenal luas atas kemampuannya merangsang produksi kolagen dan melindungi kulit dari penuaan, sementara Palmitoyl Tripeptide-38 bekerja intensif mengisi kerutan dari dalam dengan menstimulasi enam komponen utama matriks kulit.

Dalam pengembangannya, kedua peptida ini juga akan diformulasikan secara sinergis dengan Kojic Acid guna menghasilkan produk yang tidak hanya efektif mengatasi kerutan, tetapi juga menyamarkan hiperpigmentasi secara aman.

Maruap Siahaan, selaku CEO PT. St. Morita Farma menyatakan,

“Selama ini, skincare lokal berkembang pesat, namun bahan aktifnya mayoritas masih dari luar negeri. Kolaborasi Euterria dengan Kimia ITB adalah pembuktian bahwa talenta dan fasilitas sains di Indonesia mampu memproduksi bahan aktif mutakhir dengan standar global. Ini adalah langkah awal Euterria untuk membawa industri kecantikan Indonesia ke level berikutnya—bukan sekadar meracik, tapi menciptakan dari hulu,” dalam keterangan persnya, Kamis (11/6/2026).

ITB, melalui keahlian di bidang Kimia Organik Bahan Alam dan Biomolekul, menyambut baik hilirisasi riset ini. Teknologi Solid-Phase Peptide Synthesis (SPPS) yang dikuasai oleh tim peneliti Kimia ITB akan menjadi fondasi utama dalam memastikan kemurnian (purity) dan efikasi peptida yang dihasilkan agar aman dan efektif untuk kulit masyarakat Indonesia.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved