Senin, 20 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Hari Santri Nasional

Ribuan Santri Padati Lapangan Limpung, Wabup Batang Ajak Teladani Semangat Ulama

Ribuan santri dan santriwati tumpah ruah dalam peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025  di Lapangan Kecamatan Limpung

Penulis: dina indriani | Editor: rival al manaf
Dok Diskominfo Batang
HARI SANTRI - Ribuan santri dan santriwati tumpah ruah dalam peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025 di Lapangan Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, Rabu (22/10/2025).Dalam sambutannya Wabup Suyono menyampaikan apresiasi mendalam kepada para santri yang dinilainya sebagai pilar penting dalam sejarah perjuangan bangsa. 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Ribuan santri dan santriwati tumpah ruah dalam peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025  di Lapangan Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, Rabu (22/10/2025).

Upacara peringatan HSN ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Batang, Suyono.

Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada para santri yang dinilainya sebagai pilar penting dalam sejarah perjuangan bangsa.

“Selamat Hari Santri Nasional untuk seluruh santri dan santriwati. Semoga tetap sehat dalam menuntut ilmu dan kelak menjadi penerus bangsa yang membawa cahaya masa depan Indonesia,” tuturnya.

Baca juga: Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan di Tegal Didorong Aktif dalam Pencegahan Peredaran Narkoba

Baca juga: Tim Gabungan Sidak Harga Beras di Pati, Ini Hasilnya

Usai upacara, ribuan peserta mengikuti jalan sehat yang digelar Majelis Pesantren Jawa (MPJ) Limpung

Kegiatan ini menjadi simbol kebersamaan dan semangat gotong royong antar-santri dan masyarakat.

Yang menarik perhatian, Wabup Suyono tampak mengenakan syal bermotif bendera Palestina.

Ia menegaskan bahwa sikap tersebut merupakan bentuk solidaritas terhadap perjuangan rakyat Palestina yang hingga kini masih memperjuangkan kemerdekaan.

“Indonesia sejak lama berdiri teguh mendukung kemerdekaan Palestina.

Kini sudah 142 negara yang mengakui kemerdekaannya. Saya bangga Indonesia termasuk yang paling vokal menyuarakan dukungan,” tegasnya.

Tak hanya menyuarakan solidaritas internasional, Suyono juga mengajak para santri untuk meneladani perjuangan para ulama dan kiai terdahulu. 

Menurutnya, para tokoh agama tidak hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebangsaan, kejujuran, dan pengabdian.

"Santri masa kini harus punya semangat ganda menjaga nilai-nilai keislaman sekaligus menjadi agen pembangunan nasional. Tak cukup hanya bisa mengaji, tapi juga harus melek teknologi dan mampu berinovasi,” tandasnya.(din)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved