Banjir di Kudus
Sepekan Banjir Rendam Jalan Kudus-Purwodadi, Motor Matik Banyak Mogok
Sudah sepekan ini Jalan Kudus-Purwodadi tepatnya mulai dari Proliman Tanjungkarang sampai Desa Jetiskapuan tergenang banjir.
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: muh radlis
Banjir yang terjadi di jalan provinsi tersebut terjadi hampir setiap tahun saat musim hujan.
Aktivitas warga terhambat karenanya.
Bagi Taufik, banjir yang terjadi di jalan tersebut harusnya menjadi perhatian.
Sebab, jalan tersebut merupakan akses utama bagi warga Kudus selatan terutama yang ada di Kecamatan Undaan untuk menuju Kota Kudus.
“Untuk aktivitas sehari-hari pasti sangat terganggu.
Hanya satu akses (jalan) ini. sangat menyulitkan kami sebagai warga Kudus,” kata Taufik.
Sementara itu Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengatakan, banjir langganan yang menggenangi Jalan Kudus-Purwodadi tersebut memang perlu untuk dicarikan solusi.
Untuk itu, dia berharap pemerintah provinsi bisa segera mengatasi.
Bagaimana pun jalan tersebut menjadi wewenang mereka.
Sam’ani mengusulkan agar dibuatkan saluran air di jalan tersebut.
Saluran tersebut nantinya akan mengalirkan air menuju Sungai Bakinah maupun Kencing.
Dari situ air nanti akan mengalir ke kolam retensi di Jati Wetan untuk kemudian air disedot dan dialirkan ke Sungai Wulan.
Banjir yang menggenang di Jalan Kudus-Purwodadi tersebut, kata Sam’ani, merupakan genangan air dari wilayah timur atau Desa Gulang.
Di sana juga terjadi banjir akibat luapan sejumlah sungai.
Misalnya dari Sungai Piji maupun Sungai Dawe. Dua sungai tersebut hulunya ada di lereng Gunung Muria.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260118_motor-mogok.jpg)