Kudus
Pemkab Kudus Masih Godok Tata Laksana WFH
Pemerintah Kabupaten Kudus masih menggodok terkait tata laksana Work From Home (WFH).
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: rival al manaf
“Soal WFH perlu menyesuaikan dengan masing-masing OPD (Organisasi Perangkat Daerah). WFH nantinya tidak boleh sedikit pun mengurangi kualitas pelayanan publik,” kata Sam’ani Intakoris.
Pelayanan yang sifatnya vital misalnya kesehatan, perizinan, dan administrasi kependudukan harus tetap berjalan optimal. Menurut Sam’ani, pelayanan prima harus menjadi hal paling mendasar bagi setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam bekerja. Apalagi pelayanan yang sifatnya bersentuhan langsung dengan masyarakat, bagi Sam'ani, harus tetap optimal, cepat, dan tidak bertele-tele. (Goz)
| Lahan Pertanian di Wonosoco Kudus Tergenang Banjir Setiap Tahun, Butuh Normalisasi Sungai |
|
|---|
| 202 Penderita Penyakit Kronis di Kudus Kembali terdaftar Sebagai Peserta PBI JKN |
|
|---|
| Remaja di Kudus Gelar Pesta Miras di Malam Ramadan, Berujung Ditangkap Polisi |
|
|---|
| Masih Ada 1.954 Balita Stunting di Kudus |
|
|---|
| Pemilahan Sampah dalam Tradisi Dandangan, Ikhtiar Mengelola Kebersihan yang Berkelanjutan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/APEL-ASN-Sejumlah-ASN-di-Pemkab-Kudus.jpg)