Selasa, 26 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kudus

Potensi PHK di Jawa Tengah, Ini Kata Gubernur Luthfi

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menjanjikan adanya pekerjaan baru bagi warga Jawa Tengah yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

Tayang:
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: raka f pujangga
TRIBUN JATENG/Rifqi Gozali
JATENG - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat berada di Kabupaten Kudus, Selasa (26/5/2026). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menjanjikan adanya pekerjaan baru bagi warga Jawa Tengah yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

Hal itu disampaikan oleh Luthfi setelah Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 di Pendopo Kudus, Selasa (26/5/2026).

“Antisipasinya adalah dinas tenaga kerja yang akan memainkan untuk mengaktifkan kembali masyarakat kita yang kena PHK,” kata Ahmad Luthfi.

Baca juga: Pemkab Batang Pastikan Tak Ada PHK Guru Non ASN, Status Jadi Pendamping Belajar

Saat potensi PHK itu terjadi, kata Luthfi, pihaknya sudah melakukan antisipasi termasuk menggandeng Satgas dari Polri agar para pekerja yang terkena PHK bisa kembali bekerja di perusahaan lain di wilayahnya.

Hal ini merupakan respons adanya potensi PHK ribuan karyawan di Jawa Tengah termasuk di Jepara.

Menurut Luthfi, sektor padat karya menjadi penopang ekonomi di Jawa Tengah saat ini.

Termasuk pertumbuhan ekonomi yang pada awal 2026 tercatat 5,89 persen.

Pertumbuhan ini lebih tinggi dibanding nasional yang hanya 5,61 persen.

Pertumbuhan ini menurut Luthfi yang paling menunjang dari sektor padat karya.

“Yang paling menunjang adalah investasi terutama adalah padat karya. Jadi, di tempat kita padat karya mulai dari alas kaki, kemudian pakaian, kemudian tekstil, garmen, dan lain sebagainya itu sangat menunjang sekali,” kata dia.

Sektor padat karya memang menyerap tenaga kerja yang cukup signifikan.

Menurut Luthfi sektor ini mampu menyerap hampir 410 ribu warga di berbagai wilayah di Jawa Tengah.

Untuk itu agar ekonomi Jawa Tengah tetap gagah di tahun-tahun berikutnya, Luthfi memastikan kemudahan investasi demi lahirnya industri baru di Jawa Tengah.

Ke depan, kata Luthfi, arahnya ke industri padat modal.

Beberapa wilayah di Jawa Tengah, katanya sudah siap untuk itu.

Baca juga: Pemkab Kendal Pastikan 1.106 PPPK Paruh Waktu Tak Terdampak PHK 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved