Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Nasional

2 Driver Ojol Jadi Korban Demo Ricuh: Affan Terlindas Rantis Brimob, Umar Diduga Dikeroyok Aparat

Dua driver ojol menjadi korban dalam kericuhan demonstrasi di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025).

Penulis: Sof | Editor: M Syofri Kurniawan
Tribunnews/Alfarizy
DATANGI RS - Keluarga dan kerabat Moh Umar Amirudin, driver ojol yang diduga dikeroyok aparat kepolisian, mendatangani di RS Pelni, Jakarta Barat, Jumat (29/8/2025) dini hari. Kondisi terkini Moh Umar Amirudin ditemukan ada bekas injak di kepala, mual, muntah. (Tribunnews/Alfarizy) 

Rantis Brimob lindas driver ojol hingga tewas

BRIMOB LINDAS OJOL : Tangkapan layar dari Instagram @andreli_48 pada Jumat (29/8/2025) : Detik-detik mobil rantis brimbon lindas driver ojol sampai tewas saat demo di Kawasan Pejompongan, Jakrta, Kamis (28/8/2025).
BRIMOB LINDAS OJOL : Tangkapan layar dari Instagram @andreli_48 pada Jumat (29/8/2025) : Detik-detik mobil rantis brimbon lindas driver ojol sampai tewas saat demo di Kawasan Pejompongan, Jakrta, Kamis (28/8/2025). (Instagram @andreli_48)

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri membenarkan insiden kendaraan taktis (rantis) Brimob Polda Metro Jaya yang menabrak seorang pengemudi ojek online berinisial AK (21) hingga meninggal dunia.

Insiden itu terjadi di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam.

Irjen Asep menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban.

Ia menegaskan Polda Metro Jaya akan memproses tuntas peristiwa tersebut.

“Hari ini kami sangat berduka sekali kehilangan saudara kita.

Saya atas nama pimpinan Polda Metro maupun kesatuan menyampaikan permohonan maaf yang mendalam dan duka cita sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum,” ujar Irjen Asep di Jakarta, Jumat (29/8/2025) dini hari.

Menurut Asep, dirinya sudah menemui langsung ayah korban untuk menyampaikan belasungkawa. 

“Alhamdulillah keluarga sudah menerima kami, meski tentu duka ini tidak mudah.

Saya bisa merasakan apa yang dirasakan keluarga dan almarhum,” katanya.

Kapolda Metro Jaya menegaskan, pihaknya akan menindak tegas anggota yang melakukan kesalahan dalam insiden tersebut. 

Proses pemeriksaan akan dilakukan Divisi Propam Polri.

“Di sini saya tegaskan, anggota yang melakukan pelanggaran akan diserahkan kepada Kadiv Propam untuk diproses. Keluarga korban meminta keadilan, dan kami siap memberikan itu sesuai aturan yang berlaku,” tegas Asep.

Hingga kini, proses investigasi internal tengah berlangsung. 

Polda Metro Jaya memastikan transparansi dalam penanganan kasus ini.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved